KPU Kerahkan Komite Damai Antisipasi Konflik Debat Cawapres

Inisiatifnews – Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan bahwa pihaknya sudah membentuk Komite Damai.

Komite yang dibentuk dari unsur TKN, BPN, KPU dan Bawaslu itu akan menjadi juru damai bilamana ada potensi konflik di acara debat nanti.

Bacaan Lainnya

“Untuk menghindari terjadi perbedaan tafsir, kericuhan, kita juga membentuk komite damai dari para pihak, ada TKN 01 BPN 02. Dari KPU, Bawaslu. Mudah-mudahan ini membuat debat kita berjalan lancar, efektif, dan efisien,” kata Arief kepada wartawan di Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Pada dasarnya dibentuknya Komite Damai ini menurut Arief adalah melihat pengalaman di Debat kedua yang menampilkan kedua Capres dan sempat terjadi kericuhan di vanue Golden Ballroom.

“Berkaca pada debat-debat sebelumnya. Kalau terjadi sesuatu misalnya membuat orang tak bisa memahami dengan baik apa yang terjadi, maka komite damai akan menyelesaikanya lebih awal,” terangnya.

Pesan kepada peserta debat baik Kiyai Maruf Amin dan Sandiaga Salahuddin Uno agar bisa memanfaatkan dengan sebaik mungkin dalam sesi penyampaian visi, misi dan program kerja untuk menggaet pemilih di seluruh Indonesia.

“Tujuan utama, atau tujuan penting dari debat atau kegiatan kampanye ini bisa tercapai, yaitu visi misi program bisa tersampaikan dengan baik dan detail, sehingga masyarakat pemilih bisa menggunakan itu sebagai referensi dia untuk memilih betul-betul yang tepat bagi mereka pada 17 April 2019,” ujar Arief.

Perlu diketahui bahwa debat ketiga ini akan menampilkan Cawapres KH Maruf Amin dan Cawapres Sandiaga Uno. Debat akan digelar di Hotel Sultan Senayan, Jakarta Pusat pada hari Minggu (17/3) pukul 20.00 WIB dengan membahas tema “Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial, dan Kebudayaan”.

[NOE]

Temukan kami di Google News.

Pos terkait