Trump Ngeles Hina Istri Pangeran Harry

Inisiatifnews – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghina istri Pangeran Harry, Meghan Markle. Trump menyebut Meghan dengan sebutan “Nasty” atau Jahat.

Trump menyatakan itu setelah pekan lalu, beredar kabar Meghan ogah menemui dan ikut menyanbut Trump saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris. The Duchess of Sussex, gelar Meghan, tengah mengambil cuti hamil setelah melahirkan putra pertamanya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, awal bulan lalu.

Memang, sebelum menikah dengan Pangeran Harry dan menjadi anggota kerajaan, Meghan aktif menyuarakan rasa tidak suka dan tidak setujunya kepada Trump. Ia menilai Trump sosok yang memecah belah persatuan. Trump juga dinilai sebagai sosok Mysogynystic yang berarti penuh kebencian atau tidak suka terhadap wanita dan anak perempuan.

Dalam sebuah wawancara dengan The Nightly Show bersama Larry Wilmore tiga tahun lalu, Meghan yang masih aktif berperan dalam serial Suits mengungkapkan bahwa ia bukan penggemar dari pengusaha kontroversial itu. Meghan juga terang-terangan menyatakan diri sebagai pendukung Hillary Clinton, rival Trump, saat pemilihan umum AS tahun 2016 lalu.

Malahan, Meghan pernah mengatakan akan pindah ke Kanada secara permanen jika Trump terpilih. Dalam, sebuah wawancara yang beredar, Trump mengaku kaget dengan pernyataan Meghan Markle sebelum menjadi anggota kerajaan itu. “Aku tidak tahu itu. Apa yang bisa kukatakan? Saya tidak tahu dia jahat,” sebut Trump.

Trump juga ngaku sama sekali tak tahu jika Meghan ogah menyambut kedatangannya selama kunjungan kenegaraan. “Saya tidak tahu itu, Saya harap dia baik-baik saja,” tambahnya.

Ucapan Trump yang menyebut Meghan sebagai wanita “jahat” langsung menyebar dan menjadi pemberitaan publik.

Namun, dalam sebuah wawancara pada Minggu (02/06), Trump mengubah pernyataannya tentang Meghan dengan nada yang lebih positif. Meghan, kata Trump akan menjadi “puteri Amerika Serikat” yang sangat baik. “Itu bagus, dan saya yakin dia akan melakukannya dengan baik. Saya harap dia sukses,” kata Trump.

Lewat akun Twitter-nya pun, Trump membantah telah menyebut Meghan “jahat” dan mengaku berita yang beredar itu palsu. “Saya tak pernah menyebut Meghan Markle ‘jahat’. Itu berita palsu. Akankan media-media itu meminta maaf?” kicau Trump lewat @realDonaldTrump.

Sayangnya, rekaman suara Trump yang menyebut Meghan “jahat” sudah kadung beredar dan telah dilaporkan banyak media, salah satunya dengan surat kabar Inggris, The Sun, sebelum rencana kunjungannya yang telah berlangsung kemarin.

Di kolom Twitter Trump, hujatan meluncur deras kepada Presiden AS yang penuh kontroversi ini. Banyak yang menyertakan bukti rekaman dan menyebut Trump sebagai pembohong. “Hey, liar,” kicau @NacyLeeGrahn menautkan transkrip wawancaranya dengan The Sun senada dengan akun @whaltshaub. “Here’s the tape of you calling her nasty. Enough with the lies!” cuitnya menyertakan link YouTube berisi rekaman Trump yang menyebut Meghan “nasty” serupa dengan ribuan warga London dan Inggris lainnya yang juga menghujatnya. (FMM/NET)

Temukan kami di Google News.

Pos terkait