TKN Jokowi: BPN Prabowo Sudah Tak Solid Lagi

prabowo konferensi pers
Prabowo Subianto ditemani Titiek Soeharto, Amien Rais, Yusuf Muhammad Martak, Ferry Mursyidan Baldan, Marwan Batubara dan beberapa tokoh BPN melakukan konferensi pers di Kertanegara. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzily menilai tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga sudah tidak solid. Salah satunya ditunjukan oleh Juru Bicara BPN Faldo Maldini yang lewat video singkat belum lama ini beredar, menilai BPN Prabowo-Sandi tidak akan mungkin memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).
 
“Artinya sekarang tubuh BPN itu, menunjukkan mereka sudah tidak solid lagi,” ujar Ace di Senayan, Jakarta, Selasa (18/062019).
 
Faldo yang juga Wakil Sekretaris Jenderal PAN, nilai Ace, sudah realistis dan objektif. Soalnya, sejauh ini dia melihat memang tidak ada fakta yang valid ditunjukan BPN Prabowo-Sandi kepada MK.

“Barangkali sudah realistis dan objektif terhadap fakta-fakta yang ada dalam proses gugatan dan proses pemilihan kemarin,” tambah Ace.
 
Politisi Partai Golkar ini memastikan, MK tak akan terpengaruh dengan apapun pernyatan Faldo.

Bacaan Lainnya

“Meskipun yang disampaikan realistis, tetapi MK tidak dapat dipengaruhi oleh apapun kecuali fakta-fakta objektif di lapangan,” tandasnya.
 
Seperti diketahui, dalam video berdurasi 8 menit 40 detik ke kanal “Youtube” yang diunggah sendiri oleh Faldo, ia memprediksi pasangan calon nomor urut 02 tak akan memenangkan gugatan pemilu di MK. Ia menyinggung video terdahulunya soal Pemilu curang serta Prabowo yang akan kesulitan menang di MK. Sebab, calon presiden nomor urut 02 itu dinilai tidak memiliki saksi dan form C1.
 
“Gue yakin banget, elo pasti bilang gue pengkhianat. Elo pasti bilang gua penakut, elo pasti bilang, ‘wah, udah jadi cebong. Tapi satu hal yang perlu lo ingat dan lo mesti catet baik-baik. Teman yang baik adalah orang yang selalu menyatakan yang benar walaupun itu pahit,” ujar Faldo. (FMM)

Temukan kami di Google News.

Pos terkait