Pilpres dan Pileg Harus Dipisah, Banyak Mudlorotnya

Bamsoet
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong agar pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada pemilu mendatang digelar secara dipisah.

Pria yang karib disapa Bamsoet itu menilai bahwa dengan dipisahnya Pileg dan Pilpres akan mengurangi dampak keterbelahan di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya setuju Pileg dan Pilpres dipisah dan banyak orang yang saya temui setuju dipisah,” kata Bamsoet saat menghadiri rilis hasil survei Cyrus Network di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Lebih lanjut Bamsoet mengatakan banyaknya kerumitan yang dihadapi oleh penyelanggara Pemilu termasuk KPU dan Bawaslu yang memiliki tanggung jawab untuk mengawal proses Pemilu yang cukup panjang.

Kendati demikian, Bamsoet mengapresiasi kinerja KPU yang berhasil dan sukses menyelanggaran Pemilu serentak 2019.

“Karena itulah kerumitan-kerumitan yang terjadi di Pemilu kita. Ada 190 juta pemilih. Tapi kita harus acungkan jempol kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu dan aparat yang menjaga keamanan pemilu,” tandas Basmsoet.

Selain itu, Ketua DPP Partai Golkar tersebut menilai bahwa semenjak Pileg dan Pilpres serentak diselenggarakan, polarisasi antar masyarakat juga sangat kuat. Dan Bamsoet menilai hampir saja persatuan dan kesatuan antar sesama bangsa Indonesia terpecah.

“Hampir saja nilai-nilai kebangsaan kita pecah di pemilu 2019,” ujarnya.

“Ini jadi pelajaran kita bahwa pemilu berbiaya Rp25 Triliun itu malah timbulkan perpecahan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bamsoet juga mengatakan bahwa berdasarkan pemetaan pribadi di kalangan sesama legislator di Senayan, ia menilai mayoritas mereka beranggapan bahwa Pileg dan Pilpres serentak lebih banyak negatifnya dibandingkan positifnya. Dan itulah yang menjadi acuan dirinya mengusulkan Pileg dan Pilpres dipisah.

“Saya pribadi sudah itung secara kalkulasi politik, lebih banyak kudlorotnya bagi bangsa ini jika Pileg dan Pilpres diserentakan,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, dalam rilis hasil survei Cyrus Nerwork, Managing Diretor Cyrus Network Eko Dafid Afianto saat memaparkan hasil survei menyatakan bahwa ada 72 responden yang menginginkan Pileg dan Pilpres dipisah.

“72 persen responden meminta Pileg dan Pilpres sebaiknya dipisah saja seperti semula,” ungkapnya. []

Temukan kami di Google News.

Pos terkait