Mahfud MD: Kemerdekaan Adalah Jembatan Menuju Indonesia Emas

mahfud md
Prof Mohammad Mahfud MD saat berdialog di Sirih Jakarta Pusat. [foto ekslusif : twitter/AgylPoetra]

Inisiatifnews – Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Prof Mahfud MD menilai bahwa Kemerdekaan Indonesia adalah sebuah semangat baru agar bangsa Indonesia dapat mewujudkan mimpinya menjadi Indonesia Emas yang diprediksi bisa terwujud di tahun 2045.

Hal ini disampaikan Mahfud saat mengucapkan selamat atas peringatan HUT RI ke 74 tahun.

Bacaan Lainnya

“Selamat HUT RI ke 74. Kemerdekaan adalah jembatan emas untuk menuju Indonesia Emas. Indonesia Emas adalah Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” kata Mahfud dalam akun twitternya @mohmahfudmd, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya, menggapai Indonesia Emas tersebut harus butuh kerja keras dari semua pihak untuk mewujudkan variabel yang dibutuhkan itu.

“Kita masih harus bekerja keras untuk membangun keadilan agar kemakmuran bisa dibangun di alam merdeka, bersatu, dan berdaulat,” tuturnya.

Sementara ia juga menyinggung antitesis dari Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa Indonesia akan bubar dalam kampanye Pilpres 2019 lalu. Namun ia menilai kondisi itu bisa terjadi manakala indikator-indikator Indonesia Emas itu tidak terpenuhi bahkan menjadi hilang sama sekali, dan baginya paradoks indonesia karya Prabowo tersebut juga beralasan.

“Ada paradoks. Di satu sisi ada program resmi Indonesia Emas 2045, di sisi lain ada yang bilang Indonesia bisa bubar. Mana yang benar? Semua ada alasan-alasan yang bisa menjelaskannya,” ujar Mahfud.

“Bisa menjadi Indonesia Emas asal dipenuhi syarat-syaratnya, yakni 5 hal: merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut menegaskan bahwa persoalan bangsa Indonesia saat ini adalah adanya ketidakadilan. Bahkan ia menyebut keadilan menjadi kunci yang sangat kuat bagaimana masa depan Indonesia ke depannya, apakah bubar atau benar-benar bisa menjadi Indonesia Emas seperti yang disebutkannya itu.

“Masalah utama yang menjadi persoalan kita sekarang ini adalah keadilan. Bila ketidakadilan terus merajalela, tak akan ada Indonesia Emas, malah negara bisa bubar,” tutur Mahfud.

Keadilan yang dimaksud Mahfud bukan hanya konteksnya hanya pada keadilan hukum semata melainkan kepada keadilan di sektor lain baik sosial, ekonomi maupun politik.

“Bukan hanya keadilan hukum tapi juga keadilan sosial, ekonomi, politik. Korupsi di pemerintahan akan menggerus nasionalisme di tubuh bangsa,” pungkasnya.

[]

Temukan kami di Google News.

Pos terkait