Sudjiwo Tedjo Harap NU Putus Lingkaran Balasan

Anggota Banser NU Depok yang dipersekusi di Pondok Pinang.

Inisiatifnews – Seniman NU, Sudjiwo Tedjo berkomentar tentang insiden persekusi dua orang Banser NU oleh seorang pemuda di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Menurut Sudjiwo, sebaiknya kasus persekusi itu tidak dilanjutkan ke proses hukum ketika korban persekusinya tidak mempersoalkan lagi.

Bacaan Lainnya

“Persekusi terhadap anggota Banser ini masuk delik aduan nggak?. Kalau delik aduan, dan korbannya sudah memaafkan serta legowo, gimana kalau nggak usah dilanjutkan aja proses hukumnya?,” kata Sudjiwo, Kamis (12/12/2019) malam.

Alasan mengapa kasus tersebut tidak dilanjutkan lagi di proses hukum lantaran untuk menyudahi aksi saling balas dan saling lapor antar masing-masing kelompok masyarakat.

“Bukan apa-apa, nanti nggak selesai-selesai lingkaran balas-balasan sampai saling melapor ini,” ujarnya.

Sudjiwo Tedjo juga mengaku sudah melihat tayangan video tindakan persekusi yang dipersoalkan itu. Baginya, dua orang anggota Banser NU yang dipersekusi adalah sosok yang sabar jika merujuk pada ekspresi dan sikap mereka saat dipersekusi itu.

“Karena kalau aku rasakan video viralnya, anggota Banser ini cukup legowo, ya tampak ada kesal-kesalnya sedikit, tapi di TL (timeline -red) banyak yang ngomporin ‘tangkap pelakunya’,” pungkasnya.

Oleh karena itu, pria yang karib dikenal sebagai Presiden Jancukers itu berharap agar proses hukum tidak dilanjutkan demi bangun kebersamaan.

“Terus kapan kita memutus lingkaran kegaduhan ini dan mulai konsen bahu-membahu kerja untuk kemaslahatan bersama,” tandasnya.

Perlu diketahui, bahwa beberapa hari yang lalu ada seorang pemuda berkaos hitam mencoba mengintimidasi dua orang anggota Banser NU Depok. Mereka adalah Eko Sutriyo dan Wildan.

Mereka disebut kafir karena tak mau pekikkan takbir saat diminta. Sementara salah satu anggota Banser yang dipersekusi itu mengatakan bahwa sebagai seorang Islam, yang wajib adalah syahadat.

Kasus ini diproses oleh Polres Metro Jakarta Selatan setelah mendapatkan laporan dari beberapa anggota Banser, agar kasus tersebut dapat ditindaklanjuti. []

Temukan kami di Google News.

Pos terkait