Putra Mbah Maimoen Harap Pemerintah Tak Lengah Antisipasi Corona

Rojih Ubab Maimoen
Rojih Ubab Maimoen.

Inisiatifnews.com – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Rojih Ubab Maimoen sangat menghargai upaya pemerintah pusat dalam menggenjot penerimaan devisa pariwisata di tengah gempuran wabah Coronavirus (Covid-19).

“Kami memahami upaya pemerintah untuk berusaha mendatangkan turis mencanegara maupun domestik di tengah mewabahnya virus corona,” kata Rojih dalam keterangan persnya, Selasa (3/3/2020).

Bacaan Lainnya

Hanya saja semangat itu juga tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan, keamanan dan khususnya kesehatan bagi para wisatawan termasuk yang lebih penting adalah dari sisi masyarakat yang berada di wilayah destinasi yang dituju itu.

“Faktor terpenting yang harus diperhatikan adalah kesehatan dan keamanan, baik keamanan para turis maupun pekerja di industri pariwisata mulai dari perhotelan, restoran, objek wisata dan lainnya,” ujarnya.

Putra almarhum KH Maimoen Zubair itu juga mengatakan bahwa para pekerja yang ada di sektor periwisata merupakan salah satu kelompok yang sangat rentan mengalami penularan virus Corona, karena mereka berinteraksi dan harus melayani para turis dari berbagai daerah dan negara.

“Jangan sampai upaya mendatangkan turis membuat pemerintah lengah mengantisipasi penyebaran virus corona yang selam ini terbukti banyak berasal dari warna negara China, Jepang, maupun Korea dan berbagai negara lainnya,” tutur Rojih.

Selain itu, ia juga meminta agar berbagai tempat yang biasa dikunjungi wisatawan perlu dilengkapi dengan alat pendekteksi dini, khususnya tempat yang biasa dikunjungi warga negara asing.

“Sehingga semua pihak merasa lebih terlindungi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rojih juga menyinggung tentang rencana pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian yang akan menggelontorkan dana Rp 72 miliar untuk membiayai para influencer. Menurutnya, sebaiknya dana sebesar itu dioptimalkan untuk sosialisasi dan pencegahan virus Corona.

“Untuk saat ini lebih efektif untuk digunakan sebagai sosialisasi pencegahan penularan virus corona, termasuk pencegahaan di objek-objek wisata, hotel, restoran dan tempat-tempat yang biasa dikunjungi wisatawan lainnya,” tutupnya.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait