Mahfud MD: Penyelenggaraan Pemilu Alami Kemajuan Signifikan

Menko Polhukam Mahfud MD saat diskusi bertajuk Tantangan Politik, Hukum, dan Keamanan menuju Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Sekolah Demokrasi Belanda, Jumat (24/06/22).

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menekankan bahwa dirinya mencatat banyak kemajuan signifikan dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) setelah reformasi 1998 hingga saat ini dan menuju pemilu 2024.

Demikian petikan paparan yang dibawakan Menko Polhukam Mahfud MD saat menjadi pembicara pada sesi diskusi bertajuk Tantangan Politik, Hukum dan Keamanan menuju Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Sekolah Demokrasi Belanda yang berlangsung secara hybrid, Jumat (24/06/22).

Bacaan Lainnya

Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Syahril Siddik dari Universitas Leiden dan dihadiri di Belanda oleh para peneliti dan peserta dari LP3ES, KITLV, dan PPI Leiden.

Mahfud mencatat kemajuan dalam penyelenggaraan pemilu antara lain: kemajuan dalam Lembaga penyelenggara pemilu.

“Komisi Pemilihan Umum (KPU) dibandingkan LPU zaman Orde Baru. Lebih independen, tidak ada diawasi kejaksaan dan instansi lain seperti zaman Orde Baru,” ungkap Mahfud MD.

Saat ini, sudah ada lembaga peradilan pemilu yaitu Mahkamah Konstitusi (MK). Dahulu tidak ada yang menangani sengketa pemilu. Selain itu, ada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang independen.

Selain itu, lanjut Mahfud, dapat dirasakan keterbukaan proses pemilu. Pemantauan pemilu hingga ke TPS di mana sangat transparan lokasi TPS, jumlah TPS dan daftar pemilihnya sudah diumumkan sebelumnya.

Dalam perhitungannya, kini sejak reformasi survei prediksi hasil pemilu diperbolehkan, hitung cepat diperbolehkan. Perhitungan di TPS juga terbuka bisa disaksikan. Hasilnya bisa dipantau semua.

“Ini adalah kemajuan-kemajuan dalam demokrasi kita, pencapaian dalam sistem pemilu yang tidak bisa dibantah, baik secara instrumen hukum dan kelembagaan,” tandas Mahfud MD. (INI)

Pos terkait