Habib Syakur Dukung Langkah Mahfud MD Hentikan Sementara Semua Liga

habib syakur
Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid memberikan apresiasi terhadap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin oleh Menko Polhukam Mahfud MD yang mengambil kebijakan penundaan seluruh pertandingan liga yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Ini langkah yang baik diambil oleh TGIPF. Semoga Pak Mahfud MD dan seluruh jajaran bisa bekerja secara cepat dan independen serta transparan, sehingga persoalan ini bisa tuntas sesegera mungkin,” kata Habib Syakur kepada wartawan, Rabu (5/10).

Bacaan Lainnya

Ulama asal Kota Malang tersebut meminta agar semua pihak yang bertanggung jawab terhadap kasus ini bisa diproses secara hukum dan seadil-adilnya.

“Siapapun tanpa terkecuali, sekalipun itu institusi atau perorangan, harus diproses hukum. Saya yakin Pak Mahfud mampu,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Mahfud MD menyatakan bahwa seluruh kompetisi yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), baik itu Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 dihentikan sementara.

“TGIPF juga menekankan dan disetujui oleh Menpora bahwa semua kompetisi PSSI (Liga 1, 2 dan 3) dihentikan sementara sampai Presiden menyatakan bisa dinormalisasi,” kata Mahfud MD dalam keterangannya.

Proses pelaksanaan pertandingan lanjutan akan dilakukan setelah tim gabungan yang dipimpin oleh Menko Polhukam itu rampung menyelesaikan tugasnya, serta menyerahkan seluruh rekomendasinya kepada Kepala Negara.

“Setelah tim ini menyampaikan rekomendasinya tentang seperti apa pelaksanaan penyelenggaraan dan pengamanan pertandingan harus dilakukan,” lanjutnya.

Pejabat publik yang juga Menko Polhukam tersebut mengupayakan agar seluruh tugas TIGPF menyelesaikan tugasnya setidaknya 2 sampai 3 minggu ke depan.

“Insya Allah dalam tiga minggu tim ini sudah dapat menyampaikan hasil kerjanya kepada Presiden, dan diharapkan bisa bisa lebih cepat dari target itu,” ujarnya.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait