Kapolri Panggil Para Ahli soal Gas Air Mata Kadaluwarsa di Tragedi Kanjuruhan

kapolri
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

BALI, Inisiatifnews.com – Polri mengklaim bahwa mereka masih melakukan pendalaman terkait adanya temuan gas air mata kedaluwarsa yang digunakan aparat saat kerusuhan berlangsung di Stadion Kanjuruhan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, proses pendalaman yang dilakukan saat ini adalah dengan melibatkan sejumlah ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Isu gas air mata kedaluwarsa saat ini semua kita dalami dengan melibatkan para ahli toksikologi, ahli bidang kedokteran, pernapasan serta mata,” kata Sigit kepada wartawan di Bali, Rabu (12/10).

Dari keterangan para ahli tersebut kemudian diharapkan nantinya bisa mendapatkan penjelasan komprehensif apakah itu berkaitan dengan meninggalnya ratusan suporter Arema dalam tragedi kanjuruhan.

“Itulah yang diharapkan akan menjadi satu rangkaian jawaban yang memang menjadi hal-hal yang harus kita temukan,” tukasnya.

Mantan Kabareskrim itu kemudian mengklaim bahwa, dari hasil pendalaman yang dilengkapi penjelasan ahli, pihaknya akan segera mengumumkannya kepada masyarakat.

“Kita akan jelaskan serta menyampaikan ke publik serta berkaitan dalam rangka pemenuhan pasal terhadap para tersangka,” klaimnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa Polri menemukan adanya penggunaan gas air mata saat membubarkan massa yang masuk ke dalam lapangan usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan.

Penggunaan gas air mata itu kemudian membuat ribuan massa panik dan membuat mereka saling berdesakan di pintu darurat yang ternyata dikunci. Akibatnya, ratusan nyawa suporter termasuk anggota kepolisian meninggal dalam tragedi kanjuruhan.

Pos terkait