Mahfud MD Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Mahfud MD dan Yudo Margono
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat memberikan selamat kepada Mahfud MD atas anugerah sebagai warga kehormatan Korps Marinir dari TNI AL.

Inisiatifnews.com – Ditandai dengan pemasangan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir, di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Mahfud MD dianugerahkan sebagai warga kehormatan Korp Marinir TNI Angkatan Laut.

“Tadi pagi, saya mendapatkan kehormatan untuk dianugerahkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir dan penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir,” papar Mahfud MD di hadapan prajurit yang lebih dikenal dengan sebutan hantu laut ini, Selasa (1/8).

Bacaan Lainnya

Selamat dua hari, sejak Senin kemarin, Mahfud MD yang juga Menko Polhukam ini, bersama Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, dan Kepala Staf Angkatan Udara, meninjau sekaligus menyaksikan langsung latihan gabungan yang berlangsung di Jawa Timur.

“Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan TNI, khususnya Pimpinan TNI Angkatan Laut, khususnya lagi Komandan Korps Marinir yang telah menganugerahkan kehormatan kepada saya menjadi warga kehormatan Korps Marinir. Mudah-mudahan ini menjadi pengingat bagi saya untuk bersama-sama seluruh rakyat Indonesia, dan bersama seluruh TNI berjuang mempertahankan NKRI,” lanjut Mahfud.

Saat melihat latihan gabungan, Mahfud mengaku terkesan sekaligus bangsa terhadap prajurit TNI yang telah menunjukkan sikap yang profesional, kapabilitas dan terutama semangat untuk menjaga NKRI.

“Saya menjadi sangat optimis, bahwa negara ini akan dapat dijaga dengan baik, manakala semangat seluruh prajurit TNI itu sama dengan yang ditunjukkan oleh latihan atau latihan gabungan kemarin, baik yang hadir disini maupun yang tidak hadir harus mempunyai semangat yang sama, demi melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ungkap Mahfud.

Disisi lain, Menteri Pertahanan Era Presiden Gusdur ini juga menyadari, dari sudut fasilitas, anggaran, kemudian teknologi masih agak ketinggalan.

“Tetapi yang sangat membanggakan dari TNI kita adalah semangat cinta tanah air, untuk membela NKRI dengan segala kemampuan yang ada, dengan semangat padamu negeri kami berjanji, padamu negeri kami berbakti, bagimu negeri jiwa raga kami,” pungkas Mahfud.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait