Pemilu 2024 Tak Akan Mundur, Polri Harus Siap Amankan

Mahfud
Menko Polhukam, Prof Mohammad Mahfud MD.

JAWA BARAT, Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyatakan bahwa semua tahapan pemilu 2024 sudah berjalan dengan baik. Sehingga ia memastikan tak akan ada penundaan atau pembatalan terhadap agenda demokrasi nasional itu.

Hal ini disampaikan Mahfud dalam dialog kebangsaan dengan tema “Strategi Nasional di Bidang Polhukam Guna Antisipasi Dinamika Politik Global pada Era Triple Disruption” yang diselenggarakan oleh Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Bandung, Senin (21/8).

Bacaan Lainnya

“Tahun ini adalah tahun politik. Tahapan pemilu sudah berjalan, kemarin daftar calon sementara sudah diumumkan, sampai nanti tanggal 19 Agustus kemarin. Kalau tidak ada keberatan diserahkan lagi mana daftar calon, tetapi nanti baru diumumkan,” kata Mahfud MD.

Dengan demikian, Mahfud MD memastikan bahwa tak ada kata mundur dalam pelaksanaan pesta demokrasi itu.

“Artinya pemilu sudah hampir dipastikan tidak akan mundur, jalan,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Mahfud mengimbau kepada semua jajaran Polri untuk mempersiapkan diri dalam upaya kegiatan pengamanan pesta demokrasi itu, agar bisa berjalan dengan baik, damai dan lancar.

“Saudara semua harus siap untuk mengamankan, ndak ada jalan mundur pemilu, seperti kereta api,” terangnya.

Kemudian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut menegaskan lagi, bahwa Pemilu sudah sampai pada tahap pencalonan anggota legislatif. Bahkan saat ini pun sudah mulai tahapan-tahapan seleksi calon presiden dan calon wakil presiden.

Sehingga semua instrumen keamanan baik TNI khususnya Polri bisa melakukan upaya yang konkret dalam upaya melancarkan ajang Pemilu 2024.

“Saudara mau tidak mau harus siap, pemilu harus berjalan dan tahapan-tahapannya sudah berjalan dengan baik dan lancar,” tukasnya.

Lalu, ia juga menyatakan dengan tegas lagi sebagai bantahan untuk beberapa akun media sosial yang coba-coba melakukan propaganda untuk membuat narasi negatif bahwa pemilu akan batal digelar sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

“Medsos-medsos tertentu menganggap pemilu tidak siap dan pemilu akan dibatalkan, nggak,” pungkasnya.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait