Mahfud MD Ingatkan Beda Pilihan Politik Boleh Asal Jangan Bermusuhan

Mahfud MD
Menko Polhukam, Mahfud MD bersama pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi KH. Hisyam Syafa’at.

JAWA TIMUR, Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof Mohammad Mahfud MD mengajak para pemuka agama, termasuk para kiyai dan masyayikh untuk ikut membantu menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.

Salah satu langkah yang konkret menurut Mahfud MD adalah, dengan mengajak para jamaah dan masyarakat menjaga kondusifitas.

Bacaan Lainnya

“Pentingnya tokoh agama dan para kyai ikut menjaga kondusifitas politik menuju pemilu 2024 yang damai dan bermartabat,” kata Mahfud MD saat menghadiri silaturrahmi kebangsaan yang dihadiri alim ulama se-Tapal Kuda Jawa Timur, di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung Banyuwangi, Minggu (24/9).

Dalam kesempatan itu, Mahfud MD juga mengatakan bahwa di dalam agenda demokrasi nanti, siapa pun masyarakatnya memilik hak yang sama untuk memilih siapa pun, sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan mereka masing-masing.

Yang penting menurut Mahfud, kebebasan itu tetap dijalankan dengan prinsip saling menghormati dan saling mengasihi. Jangan sampai ada permusuhan di balik perbedaan pilihan politik yang ada.

“Pada Pemilu mendatang, siapa pun bebas memilih sebebas-bebasnya, asal jangan bermusuhan,” ujarnya.

Di Pondok Pesantren yang dipimpin oleh KH. Hisyam Syafa’at tersebut, Mahfud MD juga mengingatkan bahwa Pemilu bukan sekadar mencari pemimpin atau wakil rakyat saja, akan tetapi bagaimana menjaga ukhuwah dan ajaran para ulama untuk memastikan NKRI tetap eksis dan tumbuh.

“Pemilu tidak hanya untuk mencari pemimpin, tapi juga untuk menjaga warisan ulama dan para kyai berupa Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Pos terkait