Di Rakor Mantab Brata, Mahfud MD Minta Polri Semua Lapisan Pastikan Jaga Netralitas

Menko Polhukam Mahfud MD ditemani Stafsus Rizal Mustari saat berjalan bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Rapat Koordinasi Mantab Brata 2023-2024.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan kembali kepada aparat hukum dan keamanan baik TNI maupun Polri, agar tetap konsisten menjaga netralitas dalam menyikapi Pemilu 2024.

Sebab kata dia, netralitas TNI dan Polri serta sinergitasnya adalah kunci penting bagaimana memastikan Pemilu 2024 sebagai ajang demokrasi di Indonesia berjalan dengan lancar dan damai.

Bacaan Lainnya

“Saya sampaikan bahwa Pemilu 2024 adalah penentu masa depan demokrasi Indonesia, dan netralitas Polri dan TNI adalah mutlak. Kita bersama juga harus terus menyebarkan informasi Pemilu damai dan menciptakan kedamaian,” kata Mahfud MD dalam arahannya kepada peserta Rakor Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 di Jakarta, Rabu (27/9).

Acara ini dihadiri Kapolri, Wakapolri, Irwasum, Kabaharkam, Kabareskrim, Kadensus, para Kapolda se-Indonesia dan pejabat serta aparat Polri terkait.

Kemudian, ia juga menukil data Survei Litbang Kompas pada bulan Agustus 2023, di mana citra institusi Polri di mata masyarakat makin baik yang saat ini mencapai 66,8 % dari sebelumnya yang sempat turun signifikan pada survei Oktober 2022.

Kepuasan publik terhadap fungsi pengayoman dan perlindungan masyarakat Polri mencapai 75,7 %, sedangkan kepuasan publik terhadap fungsi Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban sebesar 75,3 %.

Namun, yang perlu menjadi perhatian menurut Mahfud MD adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap Polri dalam aspek menjaga netralitas pada Pemilu tahun 2024 mendatang sebesar 65 %. Cukup besar sekitar 25 % responden menyatakan tidak percaya Polri mampu menjaga netralitas.

Oleh sebab itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa setidaknya masih cukup waktu untuk menyiapkan langkah-langkah pengawalan dan pengamanan Pemilu yang secara profesional, netral, dan bertanggung jawab.

“Diharapkan personel Polri dalam semua tingkatan, mulai dari Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes, bisa meyakinkan masyarakat bahwa Polri mampu menjaga netralitasnya,” pungkas Mahfud.

Pos terkait