Mahfud MD Ingin Lanjutkan Perjuangan dari Jogja Selamatkan Negeri

Mahfud
Bacawapres 2024, Mahfud MD di Jogja.

YOGYAKARTA, Inisiatifnews.com – Calon Presiden RI, Mahfud MD menyampaikan bahwa Jogja adalah tempat yang sangat historis yang pernah ada di Indonesia, khususnya di awal-awal kemerdekaan tahun 1946.

“Jogja itu juga mengandung pesan historik yang sangat dalam,” kata Mahfud MD dalam orasinya di dalam acara Konsolidasi Relawan di Yogyakarta, Minggu (29/10).

Bacaan Lainnya

Sejarah itu adalah ketika penjajah kolonial Belanda datang kembali ke Indonesia untuk mencoba melanjutkan penjajahannya pasca Indonesia diikrarkan merdeka, yakni pada tahun 1945.

“Dulu ketika Indonesia merdeka diancam oleh kolonialisme baru pada tahun 1946, Belanda menyerang kembali ke Indonesia, Jogjakarta-lah yang menampung pemerintah pusat sehingga Jogjakarta menjadi ibukota kedua NKRI,” jelasnya.

Oleh sebab itu, aspek histori ini yang akan dijadikan landasan pacu Mahfud MD untuk melanjutkan estafet kepemimpinan nasional di Pilpres 2024 nanti.

“Kita semua cinta Jogja dan akan melanjutkan perjuangan dari Jogja untuk NKRI,” ujarnya.

Dengan demikian, Mahfud mengajak masyarakat luas khususnya warga Jogja untuk memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan Indonesia yang lebih biak.

“Dan salah satu cara yang paling dekat ini adalah saudara memimpin pemimpin-pemimpin yang tepat untuk Indonesia masa depan,” jelasnya.

Lalu, Mahfud MD yang juga mantan Menteri Pertahanan RI tersebut memberikan klasifikasi pemimpin seperti apa yang patut dipilih dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Yaitu pemimpin yang selalu berorientasi menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia, untuk membangun kesejahteraan rakyat sehingga kita harus bersikap tegas terhadap tindak pidana korupsi, harus tegas dalam penegakan hukum yang semuanya itu akan diabdikan untuk kemakmuran rakyat,” terang Mahfud.

Sementara itu, Mahfud MD yang juga alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu pun mengajak kepada semua bangsa Indonesia untuk selalu mencintai Jogja dan Indonesia dalam konteks untuk mempertahankan kemerdekaan dan membangun Indonesia yang lebih baik.

“Tidak ada tempat di hari kita untuk berkhianat kepada bangsa ini, dan kepada orang-orang yang cinta pada bangsa dan negara ini,” tandasnya.

Pos terkait