Alissa Wahid Ngamuk Gusdurian Dicatut Dukung Capres-cawapres

alissa wahid
Sekjen Gerakan Suluh Kebangsaan Alissa Wahid saat menjadi narasumber dialog kebangsaan di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa (19/02/2019) malam.

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian, Alissa Wahid tak berkenan dengan munculnya sejumlah pemuda yang mengklaim sebagai kader Gus Dur mendukung Capres-cawapres tertentu di Pilpres 2024.

“Ini ngawur sekali,” kata Alissa dalam keterangannya, Sabtu (2/12).

Bacaan Lainnya

Ia tak mempersoalkan seseorang atau kelompok tertentu mendukung Capres-cawapres tertentu. Hanya saja jangan sampai asal mencatut brand Gusdurian untuk melegitimasi gerakan politik mereka.

“Tidak apa-apa kalau mau copras-capres tapi kok bawa-bawa @GUSDURians, pake kaus Jaringan Gusdurian,” ujarnya.

Putri Gus Dur yang memiliki nama lengkap Alissa Qotrunnada Munawaroh tersebut menyatakan bahwa siapa pun berhak untuk menggunakan brand besar Gus Dur sebab hal itu masih dalam taraf universal.

“Semua orang bisa mengaku gusdurian. Kami tidak pernah membatasi, walaupun sebelum saya mengembangkan jaringan gusdurian, jarang banget yang pakai kata ini,” tutur Alissa.

Yang ia tidak sepakat adalah ketika menggunakan logo atau brand Jaringan GusDurian, maka jelas itu melanggar.

“Tapi kalau bawa kaos berlogo @gusdurians, itu copyright Jaringan Gusdurian. Kami punya kepentingan JGD tetap netral,” tegasnya.

Sebelumnya, Alissa Wahid juga telah menyatakan bahwa memastikan bahwa jaringan GusDurian telah memutuskan untuk tetap netral dan tidak mendukung kandidat presiden tertentu dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Hal ini ditegaskan usai kakak Alissa, Yenny Wahid, secara resmi mengumumkan dukungannya terhadap pasangan calon Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk Pilpres 2024.

Langkah ini juga turut mendapatkan dukungan dari Barisan Kader Gus Dur. Meskipun Yenny meyakini bahwa dukungan untuk Ganjar juga akan datang dari pihak GusDurian, pendapat ini mendapat penolakan dari Alissa sebagai kakaknya.

“@GUSDURians sebagai jaringan tetap tidak berpolitik praktis. Jadi ya tidak pernah bahas dan umumkan berpihak ke mana. Anggotanya? Tetap dong punya aspirasi politik. Itu personal,” kata Alissa melalui akun media sosialnya di @alissawahid.

Sekadar diketahui, bahwa sejumlah kalangan muda asal Probolinggo yang mengatasnamakan diri sebagai Kader Gus Dur mendeklarasikan dukungan politik mereka kepada paslon nomor urut 2, yakni Prabowo-Gibran.

Beberapa dari mereka tampak menganakan kaos berwarna putih dengan logo “Gusdurian” di bagian depan. Logo ini lah yang akhirnya diprotes oleh Alissa Wahid.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait