Aulia Rakhman, Komika Lampung Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penodaan Agama

Aulia Rakhman
Tersangka kasus penodaan agama, Aulia Rakhman saat diperiksa di Polda Lampung pada hari Minggu, 10 Desember 2023.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Seorang komika asal Lampung, Aulia Rakhman (33) saat ini tengah mendekam di dalam jeruji besi Polda Lampung karena dijerat dengan dugaan penodaan agama.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik. Ia mengatakan bahwa Aulia dijerat dengan pasal 156 huruf (a) KUHP tentang penodaan terhadap agama.

Bacaan Lainnya

“Tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan dengan ancaman penjara selama 5 tahun,” kata Kombes Pol Umi dalam keterangannya, Minggu (10/12).

Bunyi Pasal 156a KUHP
Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Di dalam kasus Aulia Rakhman ini, terdapat 3 (tiga) buah laporan masyarakat ke pihaknya. Mereka datang ke Polda Lampung untuk melaporkan konten Aulia Rakhman yang dinilai memiliki unsur dugaan penodaan terhadap agama.

“Kami mendapatkan 3 laporan, setelah video tersebut viral,” ujarnya.

Sekadar diketahui, bahwa materi standup comedy yang membuatnya terseret kasus hukum tersebut saat dilakoni Aulia Rakhman di Kafe Bento, Kecamatan Sukarame pada hari Kamis 7 Desember 2023.

“AR menyampaikan materi standup comedy-nya itu, salah satu isi materi yang dilaporkian sebagai penistaan agama yaitu tentang nama Muhammad,” terang Umi.

Ia juga menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, Aulia mendapatkan bayaran sebanyak Rp1 juta untuk tampil mengisi acara dengan tema “Desak Anies” yang dihadiri oleh Anies Baswedan dalam kapasitasnya sebagai Calon Presiden 2024 itu.

“AR yang saat itu dihubungi oleh Farhan ditawari honor sebesar Rp1 juta untuk penampilannya dalam acara itu,” jelasnya.

Ucapan Aulia Rakhman

Awal mulanya, ia memperkenalkan diri, bahwa namanya adalah Aulia. Ia pun memuji namanya yang dinilainya sangat bagus.

“Sebenarnya arti nama Aulia itu bagus ya, pemimpin, sahabat, orang yang dicintai,” kata Aulia.

Kemudian, ia melanjutkan jokes-nya dengan menyebut bahwa nama tidak penting. Sebab banyak sekali orang yang menggunakan nama Muhammad justru berakhir mendekam di dalam penjara.

“Sekarang ini apa arti nama, kayak penting saja gitu ya. Coba cek penjara, ada berapa nama Muhammad di penjara ? Kayak penting saja nama Muhammad. Sekarang ya, sudah dipenjara semua,” ucapnya.

Materi ini lah yang membuat banyak publik bereaksi dan menilai bahwa Aulia Rakhman telah melakukan penodaan terhadap agama Islam.

Aulia Rakhman Minta Maaf dan Klarifikasi

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @auliarakhman90, Aulia Rakhman menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki maksud apa pun terkait dengan konteks penodaan agama Islam, yakni menghina Nabi Muhammad SAW.

“Di materi tersebut, saya tidak ada maksud menyindir Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Materi tentang Muhammad itu adalah dalam konteks menyindir orang-orang yang memiliki nama Muhammad namun berakhir di penjara. Dengan demikian, orang-orang dengan nama tersebut cenderung tidak mencerminkan arti dari nama Muhammad yang disematkan di dalam nama mereka.

“Saya hanya bermaksud menyindir orang yang sekarang ini banyak memiliki nama Muhammad, cuman beberapa di antara mereka kelakuannya tidak mencerminkan artinya dari nama tersebut,” terangnya.

Namun atas kegaduhan yang terjadi akibat materi stand up dirinya, ia pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada siapa pun orang yang mencintai Nabi Muhammad, dan merasa tersinggung dengan konten materinya itu.

“Saya menyesali perbuatan saya, menyesali atas apa yang saya sampaikan di acara tersebut. Saya mohon maaf sebesar-besarnya
kepada umat Islam, umat agama lain dan kepada siapa saja yang mencintai Nabi Muhammad,” pungkasnya.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait