Silaturahmi ke Ponpes Miftahul Ulum Lumajang, Mahfud MD Ajak Santri Rawat NKRI

Mahfud di Lumajang
Cawapres nomor urut 03, Mahfud saat di Lumajang.

LUMAJANG, Inisiatifnews.com – Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD meneruskan lawatannya ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur kemarin.

Setelah sowan ke Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, pria yang pernah menjabat ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut bersilaturahmi ke Ponpes Miftahul Ulum di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (28/12).

Bacaan Lainnya

Kedatangan Mahfud MD langsung disambut selawat dan musik serta riuh ribuan santri Ponpes Miftahul Ulum. Pria yang juga pernah menjadi menteri pertahanan itu dikalungi serban hitam bercorak merah oleh Pimpinan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum KH Husni Zuhri.

Lantunan selawat tak henti-hentinya dikumandangkan oleh ribuan santri. Banyak juga para santri yang berbaris untuk mencium tangan Mahfud MD.

Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Sampang, Madura, ini mengajak sekaligus mendorong agar para santri di Indonesia, khususnya Jawa Timur untuk merawat dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para santri wajib hukumnya menjaga NKRI berdasarkan Pancasila. Pancasila ini berdasarkan hasil ijtihad para ulama,” ungkapnya.

Pria berusia 66 tahun tersebut juga menekankan pentingnya pendidikan pesantren sebagai elemen untuk membangun NKRI.

“Berbicara pendidikan pesantren sebagai elemen dari nasionalisme kita. Jadi, nasionalisme kita tidak bisa dilepaskan dari tradisi keilmuan di pesantren. Karena Indonesia merdeka ini dukungan ulama-ulama pesantren yang luar biasa,” ujarnya.

Mahfud MD juga mendorong para santri untuk menghayati makna keislaman dan keindonesiaan agar terciptanya negara yang toleran, bersatu, dan adil.

“Perlunya dihayati keislaman dan keindonesiaan. Indonesia yang toleran, bersatu, adil, dan komitmen kepada penegakan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum KH Husni Zuhri mengatakan Mahfud MD bersama Ganjar Pranowo adalah pasangan yang cocok sebagai pemimpin Indonesia ke depan untuk tetap menjaga NKRI agar tetap aman dan adil.

“Pak Mahfud bergandengan dengan Pak Ganjar. Saya kira ini nasionalis religius. Jadi, kami mohon menjaga keseimbangan yang lebih baik untuk membangun NKRI. Harapannya semua seperti itu. Harapan kami kepada beliau (Ganjar-Mahfud MD),” ungkapnya.

Turut hadir KH Dasuki Syargowi, Gus Darwis, KH Mukhtar, dan KH Mundzir yang merupakan ulama dari Kabupaten Lumajang, Jatim.

Pos terkait