Mahfud MD Diantar Becak Motor ke Darut Tauhid

Mahfud MD
Cawapres nomor urut 03, Mahfud MD di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (12/1).

PASURUAN, Inisiatifnews.com – Calon Wakil Presiden nomor urut 03, Mahfud MD melakukan kegiatan ziarah ke makam syarifah Almababah Khadijah atau yang dikenal sebagai Mbah Ratu Ayu di Bangil.

Syarifah Khadijah merupakan putri dari Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Mahfud mengatakan, ziarah kubur memang merupakan salah satu tradisi Nahdlatul Ulama (NU) yang lestari sampai hari ini.

Bacaan Lainnya

“Tradisi Nahdlatul Ulama ziarah ke kuburan orang-orang besar di masa lalu untuk mengambil pelajaran, berdoa kepada Allah agar kita bisa mewarisi, bukan minta langsung kepada yang bersangkutan,” kata Mahfud di Pasuruan, Jawa Timur, Jumar (12/1).

Justru, ia menekankan, melalui sejarah hidup tokoh-tokoh besar di masa lalu kita berdoa kepada Allah agar bisa mewarisi semangat perjuangan dan kelurusannya. Terutama, dalam membimbing masyarakat.

“Jadi, di Nahdlatul Ulama (NU) ini biasa dilakukan dan hari ini sesudah ke beberapa tempat saya ke sini,” ujar Mahfud.

Mahfud menilai, sosok Syarifah Khadijah sendiri meruoakan seorang yang sudah menurunkan banyak pemimpin besar dan pejuang besar di Indonesia. Sehingga, jasa-jasa Syarifah Khadijah itu patut dikenang.

Kemudian, ia menuturkan, pelanjut-pelanjut dari Syarifah Khadijah turut membimbing masyarakat untuk kebaikan. Sehingga, dia patut diteladani, terutama bagi ibu-ibu agar menjadi ibu yang baik seperti Khadijah.

“Bagi para pemimpin yang lahir dari beliau, semangat kepemimpinannya dan keikhlasannya dalam berjuang tanpa pamrih pribadi itu bisa kita teladani,” kata Mahfud.

Sepulang ziarah, Mahfud MD disambut ratusan pengemudi naik becak motor yang menunggu di depan lokasi makam. Mahfud bersama rombongan lalu menaiki becak motor ke Pondok Pesantren Darut Tauhjd.

Salah seorang pengemudi becak yang ikut mengantar Mahfud, Bukhori (68), mengaku senang setiap ada tokoh besar yang mau berkunjung ke Bangil. Sebab, kunjungan itu jadi berkah tersendiri bagi tukang becak.

“Karena sekarang mencari Rp 50 ribu sehari saja itu sudah susah, siapa yang mau naik becak, kalau ada ini alhamdulillah, buat istri,” ujar pria asli Pasuruan tersebut.

Sepanjang perjalanan, Mahfud menyapa langsung masyarakat yang menunggunya di depan rumah atau di pinggir jalan. Banyak pula dukungan yang diteriakkan masyarakat agar Mahfud terpilih jadi Wakil Presiden. (*)

Temukan kami di Google News.

Pos terkait