Survei Charta Politika : Rakyat Percaya Aparat Tidak Netral

Nahrudin
Peneliti utama Charta Politika Indonesia, Nahrudin.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil penelitia mereka terhadap kontestasi Pemilu 2024. Salah satu indikator yang dijadikan bahan survei adalah pendapat publik tentang netralitas aparat, baik TNI, Polri maupun ASN.

Dari data survei, 63% menyatakan tidak mengetahui, kemudian 25% menyatakan mengetahui dan 12% abstain menjawab.

Bacaan Lainnya

“Apakah Bapak Ibu atau saudara mengetahui atau tidak mengetahui isu dugaan kecurangan dan keberpihakan oknum aparat kepada salah satu pasangan calon Presiden dan calon wakil Presiden?. 25% mengatakan tahu,” kata peneliti utama Charta Politika, Nahrudin dalam rilis surveinya, Minggu (21/1).

Kemudian dari 25 persen yang menyatakan tahu ada isu tersebut, lalu mayoritas pula percaya bahwa ada keterlibatan oknum aparat baik TNI, Polri dan aparatur sipil negara (ASN).

“Dari 25 persen menyatakan 76 persen percaya ada kecurangan, lalu 21 persen menyatakan tidak percaya dan 3 persen menyatakan tidak tahu atau tidak jawab,” jelasnya.

Tidak berhenti di sana, Charta Politika juga mengajukan pertanyaan apakah dari mereka yang percaya adanya tindakan kecurangan yang dilakukan oleh oknum aparat, apakah pernah menjumpai tindakan ketidaknetralan tersebut.

“17,2% menyatakan pernah melihat keterlibatan perangkat desa dalam kampanye salah satu paslon. 69,8 persen menyatakan tidak pernah (melihat), lalu 13,0% menyatakan tidak tahu, tidak jawab,” paparnya.

Temukan kami di Google News.

Pos terkait