Obon Tabroni Protes ABK Kena Corona Dikarantina di Bekasi

  • Whatsapp
Obon
Obon Tabroni.

Inisiatifnews.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni mempertanyakan sikap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan mengkarantina dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess Jepang yang positif Virus Corona (Covid-19) di Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang.

Meskipun kedua WNI tersebut dinyatakan sudah sembuh, seharunya mereka langsung dipulangkan saja.

Bacaan Lainnya

“Kalau sudah dinyatakan sembuh, kenapa tidak dipulangkan saja,” kata Obon dalam keterangannya yang diterima Inisiatifnews.com, Jumat (6/3/2020).

Menurut Deputy Presiden FSPMI-KSPI ini, dirinya bukan menolak Bekasi bakal dijadikan karantina bagi 2 orang ABK diamond Princes. Akan tetapi ia merasa langkah pemerintah yang akan mengkarantina keduanya janggal.

“Atau kenapa tidak ditempatkan di Pulau Sebaru Kecil yang selama ini menjadi tempat karantina, agar terpusat dan efisien,” tambahnya.

Menurutnya, dengan menyebar ke beberapa tempat akan muncul kegaduhan dan keresahan di banyak tempat. Apalagi Bekasi merupakan kawasan padat penduduk dan kawasan industri. Ini juga akan berkaitan dengan investasi.

Perlu diketahui, bahwa Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Dirjen P2P Kemenkes) Anung Sugihantoro mengatakan, bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess Jepang yang positif Virus Corona (Covid-19) sudah sembuh.

Mereka sebelum mereka dipulangkan ke rumah masing-masing, para ABK itu harus menjalani proses karantina. Dan lokasi karantina yang ditunjuk adalah Bapelkes Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

“Mereka akan pulang dengan pesawat komersial, tapi akan kami lakukan karantina di Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang,” kata Dirjen P2P Kemenkes Anung Sugihantoro dalam keterangan persnya, Rabu (4/3).

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait