Dewan Energi Mahasiswa Indonesia Tasikmalaya Bagikan Handsanitizer Gratis

  • Whatsapp
20200407 174046
Foto : Istimewa
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews.com. Semenjak mewabahnya pandemi virus Corona atau Covid-19, wilayah Tasikmalaya rentan terpapar virus ini dari luar daerah. Pasalnya warga Tasikmalaya ini banyak yang berprofesi di luar daerah, khususnya Jabodetabek.

Untuk mengantisipasinya, Koordinator Dewan Energi Mahasiswa Indonesia (DEMI) Tasikmalaya, Zaki Febriansyah menyatakan, pihaknya membagikan hand sanitizer kepada kelompok masyarakat membutuhkan. Gerakan ini diinsiasi oleh Didik S. Setyadi dan Gerakan Sejuta Hand Sanitizer.

Bacaan Lainnya

Gerakan ini dibentuk karena keprihatinan para penggagas merespon langkanya keberadaan hand sanitizer di masyarakat. Terlebih lagi, masyarakat kecil yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas namun sangat rentan terhadap penularan Covid-19.

Sasaran utama gerakan ini adalah mereka yang tetap keluar karena pekerjaan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya kerap banyak kontak dengan orang lain, seperti driver ojek online, supir angkot, bus kota maupun bus AKAP, pemilik atau penjaga warung makanan di terminal dan pedagang kaki lima (PKL), pedagang pasar, kurir hingga petugas non medis di rumah sakit dan keluarganya.

Gerakan yang dipelopori oleh Jaringan Arek Ksatria Airlangga, Jaringan yang dibentuk para Alumni berbagai Fakultas dari Universitas Airlangga Surabaya, serta Jatim for Indonesia (JFI) yang merupakan aliansi lintas generasi, lintas etnis dan agama diprakarsai oleh Yayasan Alit, dan sudah bergerak di penanganan korban bencana NTB maupun Sulteng.

“Kami dengan Gerakan Sejuta Hand Sanitizer sementara ini mendistribusikan sebanyak 500 botol kepada masyarakat di sekitar Singaparna, Tasikmalaya,” kata Zaki dalam keterangannya, Selasa (07/04/2020).

Selain membagikan gratis, gerakan ini juga memproduksi hand sanitizer sesuai standar Badan POM dan atau lembaga kesehatan yang diakui, di bawah pengawasan apoteker berpengalaman.

“Kami juga menggalang donasi berupa dana ataupun hand sanitizer jadi dari berbagai pihak yang peduli. Kemudian mendistribusikan sendiri dan atau bekerjasama dengan berbagai lembaga kemasyarakatan dana atau pemerintah,” tandasnya.

Selain membuat, menerima bantuan dan membagikan hand sanitizer gratis, gerakan ini juga akan berusaha menggalang bantuan bentuk lainnya diperlukan untuk melawan Covid-19.

“Gerakan ini penting untuk membangkitkan kemampuan dan inisiatif mandiri dari masyarakat untuk menjaga ketahanan kesehatannya. Pemerintah tinggal memfasilitasinya dengan baik,” kata Didik S. Setyadi. (INI)

Pos terkait