Demokrat Sentil Realokasi APBD Jabar Untuk Covid-19, Ini Jawaban Kang Emil

  • Whatsapp
IMG 20200419 224604
Ketua DPD Partai Demokrat Irfan Suryanagara bersama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [foto : twitter/IrSuryanagara20]

Inisiatifnews.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat, Irfan Suryanagara menyinggung soal realokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menanggulangi Covid-19 di Jabar.

Menurutnya, realokasi anggaran tersebut belum ada payung hukum resmi sehingga dianggap bermasalah.

Bacaan Lainnya

“Rakorpim pergeseran anggaran APBD untuk penanganan Covid 19, belum ada payung hukum, tapi anggaran sudah dibelanjakan,” kata Irfan, Sabtu (18/4).

Bahkan ia menyebut perumpamaan layaknya seseorang seharusnya puasa terlebih dahulu baru merayakan lebaran Idul Fitri.

“Ibarat Puasa Belum tapi Sudah lebaran. #demokratlawancorona,” ujarnya.

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hanya ingin ada rule yang formil dalam penggeseran uang APBD untuk kepentingan darurat semacam ini.

“1 Satu rupiah pun uang APBD yang dibelanjakan untuk penanganan Covid-19 harus ada payung hukum,” tegasnya.

Mendapati mantion dari Irfan semacam itu, Gubernur Jawa Barat Mochammad Ridwan Kamil pun angkat bicara.

Ia menyampaikan bahwa apa yang dipersoalkan oleh Irfan sangat related jika situasinya normal. Namun persoalan Covid-19 bukan situasi yang wajar, bahkan sudah masuk kategori bencana nasional dan internasional.

“Jika di situasi normal itu bisa dipahami,” ujar pria yang karib disapa Kang Emil itu, Minggu (19/4/2020).

Bagi suami Atalia Praratya itu, situasi saat ini seluruh pemangku kebijakan hanya fokus bagaimana menyelamatkan manusianya.

“Di situasi darurat ini, tindakan kemanusiaan harus didahulukan, simultan dengan administrasi,” ujarnya.

Memang belum ada regulasi yang tegas memayungi realokasi anggaran APBD tersebut, tapi berapapun dana yang telah direalokasikan dan telah dibelanjakan pun bukan atas keputusan Pemprov semata, melainkan sudah melalui keputusan bersama para pemangku kebijakan.

“Pun apa yang dibelanjakan sdah disepakati. Orang kelaparan di zona PSBB banyak sekali. Bisa mati duluan jika harus selalu menunggu. Semoga saling memahami. Nuhun,” tutur Kang Emil kepada anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu. []

Pos terkait