Uki Harap Anies Lebih Tegas Terapkan PSBB Putaran Ketiga

  • Whatsapp
Uki
Dedek Prayudi.

Inisiatifnews.com Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi berharap agar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan lebih memperlihatkan ketegasannya dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diharapkan menjadi putaran terakhir itu.

Karena menurut pria yang karib disapa Uki itu, kedisiplinan tidak bisa serta merta ditumpukan kepada masyarakat sebagai subyek kebijakan, melainkan perlu ada tindakan yang lebih konkret dari pemerintah dan aparat terkait, termasuk penerapan sanksi bagi pelanggar kebijakan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Pak Anies Baswedan, PSBB adalah tanggungjawab bersama, tapi untuk teknis operasional atau pelaksanaaan termasuk penerapan sanksi ada di tangan otoritas daerah. Disiplin nggak hadir dari himbauan tapi ketegasan. Anda harus lebih tegas dan berani nggak populis,” kata Uki, Selasa (19/5/2020).

Perlu diketahui, bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah menerbitkan Keputisan Gubernur Nomor 489 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Dalam keputusan Gubernur tersebut, Anies menyatakan bahwa PSBB akan diperpanjang selama 14 hari terhitung mulai tanggal 22 Mei 2020 sampai 4 Juni 2020.

Anies juga menyatakan bahwa seluruh masyarakat yang berada di wilayah DKI Jakarta agar bisa mematuhi kebijakan PSBB tersebut.

“Masyarakat yang berdomisili/bertempat tinggal dan/atau melakukan aktivitas di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta wajib mematuhi ketentuan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),” tulis Anies.

Sementara itu di dalam konferensi pers secara virtual, Anies juga berharap masa PSBB tersebut menjadi fase terakhir dalam pelaksanaan kebijakan pembatasan sosial untuk menyikapi wabah Covid-19.

“Ini kami harap jadi fase (PSBB) yang terakhir,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa ini adalah kebijakan pemberlakuan PSBB ketiga yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pada tahap pertama PSBB berlangsung selama 2 minggu yakni mulai tanggal 10-23 April 2020. Kemudian diperpanjang selama 28 hari, sejak 24 April hingga 22 Mei 2020. Kemudian untuk tahap ketiga akan segelar dilaksanakan tanggal 22 Mei sampai 4 Juni 2020.

Acuan hukum PSBB diterbitkan dengan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB. Pergub selanjutnya mengatur tentang sanksi bagi pelanggar PSBB yang termaktub Pergub Nomor 41 Tahun 2020. [NOE]

Pos terkait