Langgar PSBB, Mall CBD Ciledug Disegel

  • Whatsapp
Mall CBD Ciledug disegel
Pemkot Tangerang dan aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri melakukan penyegelan terhadap pintu masuk gedung Mall CBD Ciledung karena kedapatan melanggar PSBB. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews.com – Walikota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah mengaku geram dengan adanya pusat perbelanjaan di wilayahnya yang masih beroparasi tanpa mengindahkan protokol kesehatan, apalagi saat ini wabah Covid-19 masih berlangsung. Salah satu yang disorotinya adalah Mall Central Business District (CBD) Ciledug.

Ia mengaku telah memerintahkan jajaran di bawahnya untuk melakukan pengecekan secara langsung di lokasi setelah ia mendapatkan video aktivitas pengunjung dan pedagang di mall tersebut.

Bacaan Lainnya

“Setelah viral dimedia sosial, saya tadi langsung perintahkan Satpol PP untuk melihat lagsung ke lokasi. Dan benar ketika diperiksa memang mall tersebut masih buka dan sesak pengunjungnya,” kata Arief kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Untuk saat ini, Pemkot Tangerang tengah melakukan pendalaman terhadap pihak manajemen mall CBD Ciledug.

“Maka saya langsung perintahkan segera tutup dan segel karena ini menyalahi peraturan. Saya juga akan perintahkan panggil pihak manajemennya untuk investigasi,” ujarnya.

Sementara itu terhadap gedung mall, Arief mengatakan bahwa aparat terkait sudah melakukan penyegelan terhadap bangunan gedung yang tidak mengindahkan PSBB dan protokol kesehatan tersebut.

“Saya tadi pimpin pemeriksaan di lokasi. ternyata benar seperti yang viral di media sosial. Saat itu langsung saya perintahkan personel saya dibantu teman-teman TNI dan Polri untuk segera menutup dan menyegel pintu utama CBD Ciledug,” terangnya.

Kemudian, ia juga meminta kepada para pedagang yang memiliki kios kecuali yang menjual bahan pangan agar menutup kios mereka.

“Saya juga minta pengelola CBD Ciledug untuk menutup kios-kios yang ada di sana kecuali gerai swalayan yang menjual bahan pangan, karena termasuk yang dikecualikan,” tutur Arief.

Di sisi lain, Arief juga memperingatkan kepada para pengelola mall atau pusat perbelanjaan lainnya agar tidak mengikuti apa yang sempat terjadi di Mall CBD Ciledug. Dan bagi mereka yang melanggar, maka akan disiapkan sanksi tegas.

“Saya akan tegur dan berikan sanksi termasuk denda pihak pengusaha dan pengelola mall yang masih membandel dan masih tetap buka dimasa PSBB ini,” tegasnya.

Terakhir, ia pun berharap agar masyarakat ikut bekerjasama dengan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 agar tidak semakin meluas lagi.

“Dan saya di sini juga mengimbau agar masyarakat untuk menahan diri dulu untuk berbelanja kebutuhan di luar kebutuhan pangan untuk mengurangi penyebaran Covid-19,” tutupnya.

Perlu diketahui, bahwa saat ini Pemkot Tangerang masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Melalui Keputusan Wali Kota (Kepwal) Nomor 443/Kep 385-BPBD/2020 tertanggal 15 Mei 2020, Arief memutuskan PSBB untuk Kota Tangerang diperpanjang mulai tanggal 18 sampai 31 Mei 2020.

“Perpanjangan tahap kedua sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu terhitung sejak tanggal 18 Mei sampai dengan tanggal 31 Mei,” demikian tertulis dalam keputusan itu sebagaimana disampaikan Kabag Humas Pemkot Tangerang, Bucue Gartina, Senin (18/5).

[RED]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait