Pemkot Surabaya Harap Masyarakat Tak Gelar Takbir Keliling

  • Whatsapp
tri rismaharini
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan melarang warga Surabaya untuk melaksanakan takbir keliling di jalan raya. Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yang sampai saat ini tengah melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya tertanggal 17 Mei 2020 dengan Nomor 443/4591/436.8.4/2020 tentang larangan takbir keliling.

Bacaan Lainnya

Surat edaran itu ditujukan kepada camat, lurah, serta seluruh pengurus atau takmir masjid dan musholla untuk diteruskan kepada masyarakat.

Menurut Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, ada empat poin yang disampaikan di dalam surat edaran Wali Kota tersebut. Pertama, tidak melakukan takbir keliling ke jalan raya maupun takbir keliling dengan berjalan kaki dan mengumpulkan massa.

“Terkait SE larangan takbir keliling, intinya itu meminta dengan sangat kepada seluruh warga masyarakat, takmir masjid untuk tidak melaksanakan takbir keliling,” kata Eddy di Balai Kota Surabaya, Jumat (22/5/2020).

Poin kedua, Pemkot Surabaya juga meminta kepada masyarakat untuk menggemakan takbir di rumah, masjid atau musholla oleh pengurus atau takmir namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan serta melalui media elektronik dan media sosial lainnya.

“Takbir bisa dilaksanakan oleh takmir mushola atau masjid, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Poin ketiga, Eddy mengungkapkan bahwa petugas perbatasan atau posko check point juga akan melakukan pencegahan takbir keliling dari luar kota agar tidak masuk ke Kota Surabaya.

“Nanti petugas check point perbatasan, ketika ada kelompok takbir keliling dari kabupaten atau kota lain yang ingin masuk Surabaya, akan kita kembalikan agar tidak masuk,” tegasnya.

Sedangkan poin keempat, dia menyebut, umat Islam atau warga Kota Surabaya perlu menggemakan takbir, tahmid, dan tahlil saat malam Idul Fitri. Hal ini sebagai tanda syukur sekaligus doa agar pandemi Covid-19 segera diangkat oleh Allah.

“Jadi itu intinya dari pada surat edaran Wali Kota Surabaya,” pesannya. [NOE/REL]

Pos terkait