Gaji Full Saat Covid-19, PSI : TGUPP Itu Makhluk Apa?

  • Whatsapp
William Aditya Sarana
Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana.

Inisiatifnews.com – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mempertanyakan mengapa Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) mendapatkan perlakuan sangat eksklusif di tengah situasi pandemi Covid-19, berupa pembayaran gaji dan THR 100 persen.

Sementara petugas yang bekerja di lapangan dan bersentuhan langsung dengan potensi virus Covid-19 malah terancam terpotong Tunjangan Kerja Dinas (TKD) mereka sampai 50 persen.

Bacaan Lainnya

“Saya mendengar kabar THR TGUPP turun 100%. Jelas ini mengkhawatirkan karena TGUPP bukan petugas lapangan. Di sisi lain petugas lapangan seperti Lurah, Satpol, dan lain-lain terancam dipotong TKD nya 50%,” kata William, Kamis (28/5/2020).

Disampaikan William, Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan upaya penghematan anggaran untuk menyikapi pandemi Covid-19. Bahkan terkait dengan dana operasional itu, ia mengaku mendapatkan keluhan dari apara petugas lapangan tersebut.

“Terhembus wacana pemotongan TKD ASN sebesar 50% sebagai salah satu upaya untuk melakukan penghematan itu. Banyak ASN yang saya tidak bisa sebut namanya mengatakan kepada saya kondisinya sangat sulit terutama mereka yang bertugas di lapangan melawan Covid-19,” jelasnya.

Sementara selama pandemi Covid-19 ini, William menyebut bahwa dirinya secara pribadi banyak mengalokasikan gajinya sebagai anggota dewan untuk membantu masyarakat terdampak wabah ini.

“Saya sendiri menghabiskan cukup banyak dari gaji saya untuk memberikan pertolongan kepada warga sebisa mungkin walaupun tidak banyak,” paparnya.

Oleh karena itu, William Aditya Sarana pun mempertanyakan bahwa TGUPP itu makhluk jenis apa sehingga mendapatkan perlakuan super istimewa dari Gubernur Anies Baswedan.

Karena jika melihat dari posisi TGUPP, William mengatakan bahwa mereka bukan bagian dari kelompok Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Apartur Sipil Negara (ASN).

Bahkan lebih dari itu, dengan gaji yang fantastif, kerja-kerja TGUPP juga dikatakan William sangat tidak bisa diukur kualitas dan hasil kerjanya. Hal ini lantaran mitra kerja Pemprov DKI Jakarta yakni DPRD tidak bisa menilai apa yang dikerjakan oleh TGUPP tersebut.

“TGUPP ini menurut saya mahluk yang tidak jelas karena TGUPP bukan SKPD bukan juga ASN di dalamnya. Kinerjanya pun tidak bisa diukur karena DPRD tidak bisa melakukan pengawasan langsung terhadap TGUPP,” ujarnya.

“Anggaranya besar milliaran rupiah dari pajak Rakyat tapi output kerjanya tidak jelas dan tidak bisa diukur. Namun banyak yg takut dengan TGUPP. TGUPP tampaknya sangat berkuasa sekali di lingkungan eksekutif?,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, alumni Universitas Indonesia itu pun menyarankan agar keberadaan TGUPP di Pemprov DKI Jakarta dievaluasi secara menyeluruh.

“Yang jelas harus ada evaluasi total TGUPP ini,” tutupnya.

Tentang TGUPP

Perlu diketahui, bahwa keberadaan TGUPP adalah ejawantah dari Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 16 tahun 2019 tentang Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan.

TGUPP adalah sebuah satuan tim yang dibentuk dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik dengan fokus pada program prioritas Gubernur, seperti yang termaktub di dalam Pasal 3 ayat 1.

Sementara itu, untuk tugas pokok dan fungsu TGUPP dijelaskan di dalam Pasal 4 Pergub Nomor 16/2019. Antara lain ;

a. melaksanakan pengkajian dan analisis kebijakan Gubernur;
b. memberikan pertimbangan, saran dan masukan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan Gubernur;
c. melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Gubernur;
d. menerima informasi dari masyarakat dalam pelaksanaan kebijakan Gubernur;
e. melaksanakan pendampingan program prioritas Gubernur yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah;
f. melaksanakan pemantauan proses perencanaan dan pengganggaran oleh Perangkat Daerah;
g. melaksanakan mediasi antara Perangkat Daerah dan pihak terkait dalam rangka menyelesaikan hambatan pelaksanaan dan Wakil Gubernur;
h. melaksanakan tugas yang diberikan oleh Gubernur; dan
i. melaporkan dan mempertanggung,jawabkan pelaksanaan tugasnya kepada Gubernur.

Gaji TGUPP Tahun 2020

Berdasarkan data yang disampaikan Willian Aditya Sarana, tunjangan TGUPP ternyata cukup besar. Antara lain :

FB IMG 1590625107286
Data : William Aditya Sarana / Facebook

[RED]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait