Pancasila Sudah Final, RUU HIP Tak Perlu

  • Whatsapp
Ferga Aziz
Ferga Aziz.

Inisiatifnews.comKoordinator Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila, Ferga Aziz menyampaikan bahwa jalan satu-satunya untuk meredam kegaduhan di kalangan masyarakat adalah pembatalan pembahasan RUU HIP secara total.

“RUU HIP mendapat reaksi kecaman penolakan di tengah masyarakat kota Bogor bahkan Indonesia. Hanya ada satu kata yaitu hentikan pembahasan RUU HIP,” kata Aziz dalam keterangannya, Jumat (3/7/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Aziz, tidak boleh ada penafsiran tunggal terhadap Pancasila. Karena Pancasila adalah faslafah yanh sudah final.

“Pancasila sudah bersifat final sebagai dasar ideologi negara dan falsafah bangsa Indonesia, oleh karena itu RUU HIP tidak perlu di lanjutkan lagi,” ujarnya.

Selain itu, aktivis Mahasiswa ini menilai bahwa RUU HIP tidak tepat jika dipaksakan untuk dibahas oleh DPR RI. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini.

“Hadirnya RUU HIP ini dinilai tidak tepat dibahas di tengah masa pandemi. Sebab, hal itu bukanlah menjadi urgensi untuk dibahas saat ini,” ucapnya.

Atas dasar itulah, Aziz menyatakan bahwa pihaknya meminta kepada DPR RI unruk mencabut RUU tersebut dari program legislasi nasional (Prolegnas).

“Kami menuntut kepada DPR harus mencabut RUU HIP dari Prolegnas,” tuntutnya.

Bahkan ia meminta agar aparat kepolisian memproses hukum para inisiator RUU HIP tersebut.

“Pihak penegak hukum yakni kepolisian mengusut dan memproses secara hukum para inisiator dan konseptor RUU HIP,” tegasnya.

Ia pun mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa ketika tuntutannya tidak diindahkan. Apalagi elemennya itu juga telah ikut dalam aksi yang digelar oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) yang dikomando oleh GNPF Ulama, FPI dan PA 212 di tugu kujang, Bogor, Jawa Barat hari ini.

“Bila tuntutan ini diabaikan oleh pemerintah dan DPR RI, maka kami akan menggelar aksi lebih besar lagi untuk kepung istana,” tutupnya. []


Pos terkait