PMII Pasuruan Dorong Pilkada Jatim Damai dan Berkualitas

Muhammad Ainul Yaqin
Ketua PC PMII Pasuruan, Muhammad Ainul Yaqin.

Pasuruan, Inisiatifnews.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pasuruan berharap sekaligus mendukung Pilkada serentak di Jawa Timur (Jatim) tahun 2020 yang puncaknya yang akan di laksanakan bulan Desember.

Mereka mengatakan bahwa selain harus berjalan dengan aman dan kondusif, Pilkada 2020 juga harus berkualitas secara demokrasi.

Bacaan Lainnya

Muhammad Ainul Yaqin selaku Ketua PC PMII Pasuruan menyatakan, setidaknya ada dua hal penting yang harus digarisbawahi, dan itu juga merupakan masukan organisasinya kepada semua stakeholder agar Pilkada Serentak di Jatim ke depan bisa sukses.

“Pertama adalah tentang sosialisasi. Sosialisasi terutama di tingkatkan masyarakat lapisan bawah harus intensif dilakukan,” kata Yaqin dalam keterangan persnya yang diterima Inisiatifnews.com, Minggu (23/8/2020).

Menurut Yaqin hal itu sangat penting agar masyarakat bisa tahu profil orang yang akan dipilih. Kemudian masyarakat juga bisa tahu hak dan kewajiban dalam berdemokrasi yang intinya akan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat.

Yang kedua, karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilu bersama dengan para perangkat yang dimilikinya harus bisa memastikan pelaksanaan tahapan pilkada telah didukung protokol kesehatan sehingga aman dari penyebaran COVID-19.

Yaqin menjelaskan bahwa pemerintah memang telah mengeluarkan beberapa regulasi untuk mendukung pelaksanaan Pilkada di tengah situasi Pendemi COVID-19, misalnya Peraturan KPU (PKPU) No 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Tentang Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Dalam Kondisi Bencana Non Alam (Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

“Namun yang terpenting adalah pelaksanaan dari regulasi yang dibuat. Dan itu membutuhkan peran semua pihak mengawal,” tegasnya.

Sementara terkait dengan aman dan damai tahapan dari awal sampai akhir pilkada Yaqin menjelaskan kunci utamanya ada di peran dan sinergi lintas tokoh. Semua harus di gandeng dan semua harus punya komitmen menjaga kamtibmas.

“PMII Pasuruan sendiri yang mempunyai basis kader kampus di Pasuruan Raya siap berpartisipasi agar Pilkada Jawa Timur khususnya Pilwali Kota Pasuruan bisa Aman, kondusif dan berkualitas,” ujarnya.

Terakhir, Yaqin juga menyatakan bahwa pihaknya sangat mendorong agar praktik politik uang bisa diberantas di dalam kontestasi politik elektoral itu.

“Salah isu yang akan kami dorong agar pilkada ke depan bisa menjadi proses demokrasi adalah dengan gerakan tolak money politic,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bahwa akan ada 19 kabupaten/kota yang bakal menggelar Pilkada di Jatim, terdiri dari 16 kabupaten dan tiga kota, masing-masing Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Lamongan, Tuban, Gresik, Mojokerto, Malang, Blitar, Sidoarjo, Sumenep, Jember, Situbondo, dan Banyuwangi. kemudian Kota Blitar, Pasuruan, dan Kota Surabaya. [KLD/NOE]

Pos terkait