Para Super Hero Nyapu dan Ziarah Makam Gara-gara Tak Pakai Masker

  • Whatsapp
WhatsApp Image 2020 09 08 at 13.22.12
Warga dihukum ziarah makam dengan mengenakan rompi khusus dan topeng super hero karena melanggar protokol kesehatan. [foto : Kholid / Sidoarjo]

Sidoarjo, Inisiatifnews.com – Puluhan pengendara motor terjaring razia penggunaan masker yang dilakukan oleh anggota TNI, Polri, Satpol PP, dan sejumlah perangkat desa di Jalan Raya Simo Angin-angin, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Selasa (8/9/2020).

Pengendara yang kedapatan tidak memakai masker, kemudian dihentikan di depan kantor Desa Simo Angin-angin, Wonoayu. Mereka kemudian diminta untuk membeli masker, dan motornya ditipkan di kantor desa Simo Angin-angin.

Bacaan Lainnya

Setelah mendapatkan masker, sejumlah pelanggar protokol kesehatan ini mendapatkan edukasi dari anggota Satpol PP, perangkat desa, TNI dan Polri.

Setelah mendapatkan edukasi tentang pentingnya menggunakan masker, mereka kemudian digiring ke tempat pemakaman umum yang ada di desa setempat. Di situ sejumlah warga diberikan sanksi sosial berupa membersihkan makam.

Uniknya, sesaat sebelum menyapu, mereka terlebih dulu menggunakan topeng super hero. Setelah menyapu bersih area pemakaman, kemudian mereka mendoakan ahli kubur yang ada di makam tersebut.

Dengan dipandu kepada desa, mereka membaca ayat suci AlQuran di antaranya Surat Alfatihah, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas lalu ditutup dengan doa.

Kapolsek Wonoayu, AKP Rohmawati Laila mengatakan, razia masker seperti itu rutin dilakukan di setiap desa yang ada di kecamatan Wonoayu secara bertahap. Namun waktunya tidak menentu, yakni pagi, siang, sore bahkan bisa juga malam hari.

“Sebagai implementasi pelaksanaan inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin, serta penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, para pelanggar diberikan sanksi sosial sebagai efek jera diantaranya membersihkan makam di Desa Simo Angin-angin, berdoa di makam setempat, membeli masker bagi yang tidak memakai masker dan kendaraannya ditinggal di lokasi razia kemudian baru boleh diambil setelah mendapatkan masker,” kata Lela sapaan akrab Kapolsek Wonoayu.

WhatsApp Image 2020 09 08 at 13.22.13
Pelanggar protokol kesehatan dihukum nyapu makam. [foto : Kholid / Sidoarjo]

Lela menjelaskan, para pelanggar diberikan seragam topeng super hero agar hal itu jangan sampai diartikan sebagai hukuman. Tetapi sebagai pahlawan memerangi Covid-19.

“Ini bukan hukuman, melainkan agar mereka jera dan masyarakat sekitar mampu disiplin menggunakan masker,” tegasnya.

Adi, salah satu warga yang tidak menggunakan masker menuturkan, dia harus berjalan dua kilometer untuk mendapatkan masker dan kembali ke kantor desa untuk mengambil motornya. Menurutnya, kejadian ini mampu membuatnya jera.

“Kapok saya mas, karena harus mencari masker dulu sejauh dua kilometer. Ke depan saya akan memakai masker saat keluar rumah,” tuturnya. [KLD]

Pos terkait