Mulai 14 September, Anies Larang Perkantoran Beroperasi

  • Whatsapp
anies baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menggelar konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Jumat 22 Mei 2020.

Inisiatifnews.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pembatasan ini bukan PSBB transisi seperti yang pernah disampaikan sebelumnya, melainkan PSBB seperti awal COVID-19.

“Dalam rapat gugus tugas tadi sore disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat, yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan PSBB seperti pada masa awal pandemi dulu, bukan lagi PSBB transisi, tapi kita harus melakukan PSBB sebagai mana masa awal dulu,” kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Bacaan Lainnya

Pemberlakuan PSBB super ketat tersebut akan berlangsung terhitung hari Senin 14 September 2020 nanti. Dan seluruh gedung perkantoran diminta untuk tidak beroperasi terlebih dahulu, dan memberlakukan work from home (WFH).

EhdvmTBVgAIMrIc
Jumlah kasus COVID-19 per hari Rabu 9 September 2020.

“Prinsipnya, mulai Senin, 14 September, kegiatan perkantoran yang non-esensial diharuskan laksanakan dari rumah, bekerja dari rumah, bukan usahanya yang berhenti tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan, kegiatan usaha jalan terus, kegiatan kantor jalan terus, tapi perkantoran di gedungnya yang tak diizinkan untuk beroperasi,” ucap Anies.

Dalam rilisnya hari ini, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan bahwa seluruh tempat ibadah ditutup dengan penyesuaian di mana terbatas pada komunitas lokal dengan menerapkan protokol kesehatan yang kekat.

Kemudian seluruh tempat hiburan apapun jenisnya baik yang dikelola swasta maupun pemerintah termasuk milik Pemprov DKI Jakarta akan tutup sementara. Dan untuk warung atau tempat makan lainnya hanya boleh melayani take away saja.

Yang tak kalah penting dan perlu menjadi perhatian semua kalangan, yakni Pemprov DKI Jakarta melarang seluruh aktivitas publik yang mengakibatkan orang berkerumun dengan jumlah massa yang banyak di lingkungan publik.

Terakhir, untuk transportasi publik akan kembali diperketat operasionalnya, dan untuk kebijakan ganjil genap sementara tidak diberlakukan kembali. [NOE]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait