Tangani COVID-19, Jabar Masih Butuh 30 Rumah Sakit Tambahan

  • Whatsapp
ridwan kamil
Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil.

Bandung, Inisiatifnews.com – Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil mengatakan, bahwa Provinsi Jabar setidaknya harus memiliki 135 rumah sakit baik pemerintah maupun swasta. Jumlah tersebut diperlukan jika ingin memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi sekitar 50 juta jiwa penduduk di Jabar.

Sementara itu, pria yang karib disapa Kang Emil ini menyampaikan, bahwa untuk saat ini rumah sakit di Jawa Barat berjumlah 105 rumah sakit dan pihaknya menyambut baik hadirnya Rumah Sakit Pasar Minggu (RSPM) di Palimanan Kabupaten Cirebon yang diresmikannya secara virtual dari Gedung Pakuan, sehingga menambah jumlah rumah sakit yang ada di Jabar.

Bacaan Lainnya

“Dalam catatan kami, Jabar masih membutuhkan sekitar 30 rumah sakit, sehingga (RSPM) ini membantu melayani masyarakat Jabar yang jumlahnya semakin besar, per hari ini hampir 50 juta jiwa,” kata Kang Emil, Selasa (8/9/2020).

Pria yang juga memiliki keahlian sebagai desainer ini menyampaikan, bahwa kehadiran RSPM akan sangat membantu Kabupaten Cirebon dalam menangani kasus positif COVID-19.

“Dan saya menyambut baik hadirnya RSPM, ini sebuah ikhtiar luar biasa untuk melayani masyarakat Kabupaten Cirebon dengan lebih baik lagi,” tambahnya.

Selain itu, Kang Emil menjelaskan bahwa meningkatnya pelayanan kesehatan akan berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Di tengah masa pandemi global COVID-19, indeks kesehatan pun kini menjadi fokus Pemerintah Daerah Provinsi Jabar selain indeks pendidikan dan indeks daya beli.

“Semoga indeks kesehatan Jabar terus naik sehingga berpengaruh terhadap meningkatnya angka IPM,” ucap Kang Emil.

Selama pandemi COVID-19, ia pun berpesan agar pelayanan terhadap masalah kesehatan lainnya harus tetap ditingkatkan dengan menerapkan protokol kesehatan, termasuk di RSPM Palimanan.

“Kami titip agar selama (pandemi) COVID-19, pelayanan terhadap penyakit lain tetap ditingkatkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya. []

Pos terkait