Anies Khawatir Demo Tolak UU Cipta Kerja Tambah Jumlah Kasus Covid-19

  • Whatsapp
IMG 20201008 WA0173
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersam Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Kamis (8/10) petang. Anies memantau kondisi Ibu Kota pasca demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung bentrok. (Dok Inisiatifnews)

Inisiatifnews.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meninjau langsung sambil bertemu dengan massa aksi dari elemen Mahasiswa dan Pelajar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat.

Usai berdialog dan meninjau situasi pasca aksi anarkis tersebut, Anies menyatakan bahwa dirinya merasa khawatir angka kasus Covid-19 semakin tinggi. Apalagi dalam aksi tersebut, protokol kesehatan banyak sekali terabaikan oleh massa.

Bacaan Lainnya

Apalagi saat ini Pemprov DKI Jakarta masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan jumlah angka penularan Covid-19.

“Saya khawatir demo ini berpotensi jadi tambahan penularan akibat Covid-19,” kata Anies kepada wartawan yang meliput, Jumat (8/10/2020).

Maka dari itu, kata Anies, ia meminta agar massa menyudahi aksi unjuk rasanya dan meminta mereka pulang kembali ke tempat masing-masing.

“Tadi saya sudah sampaikan ke mereka agar pulang ke tempat masing-masing dan Alhamdulillah mereka sudah tinggalkan lokasi tuh,” ujarnya.

Anies juga menyampaikan rasa terima kasih dan rasa bangganya kepada Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya atas penanganan massa aksi tolak UU Cipta Kerja di wilayahnya itu.

“Kita sampaikan apresiasi ke Pangdam dan Polda,” sambung Anies. [NOE]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait