KSPI Jatim Kecewa UMP Naik Cuma Rp 100.000

  • Whatsapp
KSPI
Bendera KSPI.

Surabaya, Inisiatifnews.com – Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Timur, Jazuli menyatakan sangat mengapresiasi sikap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021.

Hal ini sama halnya Gubernur Jawa Timur mengabaikan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja yang menyatakan bahwa UMP 2021 sama dengan UMP 2020.

Bacaan Lainnya

“Secara politik kami mengapresiasi keputusan Gubernur Khofifah yang menetapkan kenaikan UMP Jatim tahun 2021 dengan mengabaikan SE Menaker,” kata Jazuli kepada wartawan, Minggu (1/11/2020).

Hanya saja, ia masih menaruh kekecewaan terhadap Pemprov Jawa Timur yang menaikkan UMP tersebut hanya sebesar Rp 100.000 saja atau sebesar 5,65%.

“Namun secara rill SK UMP Jatim tahun 2021 tersebut tidak memberikan azaz kemanfaatan khususnya bagi buruh Jawa Timur, karena saat ini nilai UMK terendah di Jatim tahun 2020 sudah mencapai angka sebesar Rp 1,9 juta,” ujarnya.

Ia menilai, bahwa seharusnya UMP Jawa Timur tahun 2021 sebesar Rp 2,5 juta.

“Seharusnya, nilai UMP Jatim tahun 2021 sebesar Rp 2,5 juta atau setidaknya tidak boleh lebih rendah dari nilai UMK tahun 2020, dengan demikian dapat memangkas disparitas atau kesejangan upah minimum antar Kabupaten atau Kota di Jawa Timur, sebab dalam aturannya UMK tidak boleh lebih rendah dari UMP,” imbuhnya.

Terkait dengan nilai kenaikan UMP yang tidak sesuai dengan harapannya itu, Jazuli tengah mempelajari seluruh Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim tersebut untuk rencananya akan diteruskan dalam gugatan ke ranah konstitusional.

“Saat ini kami lagi mempelajari isi keputusan gubernur tersebut, karena dalam waktu dekat kami berencana melakukan gugatan hukum terhadap Keputusan Gubernur Jawa Timur,” terangnya.

Kemudian, mereka juga berencana untuk melakukan aksi serentak pada tanggal 2 November 2020, 9 November 2020 dan puncaknya aksi demonstrasi secara besar-besaran pada tanggl 10 November 2020 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan untuk memperjuangkan kenaikan UMK dan UMSK tahun 2021 di Jawa Timur, sekaligus penolakan UU Omnibus Law tentang UU Cipta Kerja.

Perlu diketahui, bahwa Gubernur Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) nomor : 188/498/KPTS/013/2020 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Timur Tahun 2021.

Di dalam SK tersebut, Gubernur Jawa Timur telah menetapkan UMP Jatim tahun 2021 sebesar 5,65%. Kenaikan ini hanya sekitar Rp 100.00 saja, di mana UMP tahun 2020 sebesar Rp. 1.768.777,08 dan UMP 2021 sebesar Rp. 1.868.777,08. [RED]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait