Gelar Kumpul-kumpul Langgar Protokol Kesehatan Lagi, Habib Rizieq Bisa Kena Denda Progresif

  • Whatsapp
rizieq
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab.

Inisiatifnews.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan akan menjatuhkan sanksi berupa denda progresif kepada imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab bila kembali menggelar aksi kumpul-kumpul dengan melanggar protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).

“Ya, enggak Rp50 juta lagi. Kalau diulang lagi ada progresif ya. Ya dua kali lipat. Jadi Rp100 juta,” kata Riza kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah menjatuhkan sanksi berupa denda Rp50 juta kepada Habib Rizieq melalui DPP FPI di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Denda tersebut dijatuhkan karena dalam acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh DPP FPI, sekaligus acara pernikahan Habib Muhammad Irfan Alaydrus dengan Syarifah Najwa binti Muhammad Rizieq telah melanggar protokol kesehatan.

Politik Partai Gerindra ini juga menjelaskan, bahwa berbagai sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 sudah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 79 tahun 2020.

Pemprov DKI, kata dia juga, tak akan pandang bulu untuk menindak warga DKI yang tak mematuhi protokol kesehatan.

“Saya imbau warga tetap patuh. Sanksi sudah diatur dalam ketentuan dalam Pergub 79,” kata Riza.

Selain itu, Riza turut mengimbau agar para pimpinan organisasi kemasyarakatan dan tokoh-tokoh agama tak menggelar acara yang membuat orang berkerumun. Warga pun diimbau melakukan hal serupa. Hal itu bertujuan agar kesehatan dan keselamatan para pemimpin ormas atau ulama tetap terjaga dengan baik.

“Jadi kita sama-sama menjaga dengan cara mematuhi protokol Covid,” kata Riza.

Denda Rp 50 juta kepada Habib Rizieq ini disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Arifin. Di mana pada hari Minggu pagi, ia mendatangi kantor DPP FPI di Petamburan III untuk menagih denda pelanggaran protokol kesehatan.

20201115 140808
Surat pemberitahuan sanksi denda pelanggaran protokol Covid-19 oleh Satpol PP DKI Jakarta kepada imam besar FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab.

Pergub DKI Jakarta Nomor 79 tahun 2020 Pasal 8 ayat 6 Pergub merinci sanksi denda administratif bagi para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab perkantoran, tempat kerja, tempat usaha, tempat industri, perhotelan/penginapan lain yang sejenis atau tempat wisata.

Sanksi denda administratif atas pelanggaran berulang 1 kali dikenakan denda administratif sebesar Rp50 juta. Sementara bila pelanggaran berulang 2 kali dikenakan denda administratif sebesar Rp100 juta. Sementara pelanggaran berulang 3 dan berikutnya dikenakan denda administratif sebesar Rp 150 juta.

Apabila tidak memenuhi kewajiban pembayaran denda dalam waktu paling lama 7 hari kerja, Pemprov DKI akan melakukan penutupan sementara sampai dilaksanakan pemenuhan pembayaran denda administratif. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait