Jelang Diperiksa Polisi, Anies Baswedan Bela Diri Soal Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
anies baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menggelar konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Jumat 22 Mei 2020.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan upaya pembelaan diri terhadap pelanggaran protokol kesehatan yang dialamatkan kepadanya, tentunya pasca adanya pengumpulan massa hingga puluhan ribu orang sejak kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia hingga acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Sabtu (14/11) kemarin.

Menurut Anies, tidak ada pelakuan yang serupa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi saat ini. Bahkan ia menyinggung adanya pelanggaran protokol kesehatan saat proses Pilkada 2020 yang dirasa lolos dari tindakan tegas dari aparat dan pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

Sementara kata Anies, sejauh ini pihaknya sudah melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan, yakni melayangkan denda secara resmi kepada para pelanggar protokol kesehatan, serta surat resmi yang pro aktif untuk menyampaikan imbauan penegakan standar COVID-19.

“Dan ini dilakukan oleh Jakarta. Anda boleh cek wilayah mana di Indonesia yang melakukan pengiriman surat mengingatkan secara proaktif bila terjadi potensi pengumpulan. Anda lihat Pilkada di seluruh Indonesia sedang berlangsung, adakah surat (resmi) mengingatkan penyelenggara tentang pentingnya menaati protokol kesehatan,” ujar Anies di DPRD DKI Jakarta, Senin (16/11/2020).

Kemudian, Anies juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan terhadap upaya penekanan jumlah COVID-19 dan peringatan dan penindakan terhadap para pelanggar protokol kesehatan sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. Dan untuk kasus di DKI Jakarta, tentunya aturan yang dipakai adalah Peraturan Gubernur (Pergub).

“Jadi yang dikerjakan sesuai ketentuan peraturan yang ada. Dan itulah fungsi dari pemerintah. Pemerintah menjalankan sesuai ketentuan. Ketentuannya diatur dimana? Ada Peraturan Gubernur dan itu yang menjadi rujukan,” kata Anies.

Perlu diketahui, bahwa hari Selasa (17/11) besok, Anies Baswedan diminta untuk menghadap tim penyidik dari Sub Direktorat Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tujuan dari pemanggilan tersebut adalah dalam rangka meminta klarifikasi dari Gubernur terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait