Ada Warga Petamburan Tolak Rapid Test, Kapolda Harap Anggota Beri Pengertian

  • Whatsapp
20201123 054900
Irjen Pol Muhammad Fadil Imran bersama jajaran perwira tinggi Polda Metro Jaya.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menyayangkan masih adanya masyarakat di Kelurahan Petamburan yang menolak untuk melakukan rapid test dan penyemprotan disinfektan.

Menurutnya, sikap tersebut tak selaras dengan upaya pemerintah dalam memberantas Covid-19. Karena itu, Kapolda menegaskan strategi jitu akan dilakukan pihaknya.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya ini rapid test itu imbauan keras,” kata Fadil, Minggu (22/11/2020).

Sebelumnya, sekalipun diimingi sembako, antusias warga melakukan Rapid Test di SD Petamburan 1, jalan Petamburan IV, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020), rendah.

Belakangan dalam penyemprotan disinfektan pula, sejumlah orang di Petamburan 3 yang merupakan lokasi markas FPI menolak dilakukan penyemprotan.

Fadil meminta agar anggota tak gegabah. Sanksi maupun ancaman tak boleh dilakukan terhadap masyarakat semacam ini.

“Harus dibujuk terus sampai bisa. Jangan diancam atau kasih sanksi, kasian mereka. Kasih pengertian,” katanya.

Meski demikian, bila pada akhirnya segala upaya dilakukan namun tak juga membuat mereka mau rapid test. Maka, Fadil meminta penanganan diserahkan kepada masing-masing secara mandiri.

“Kalau menolak akan rugi sendiri karema tujuan kita untuk kemanusiaan,” tutupnya. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait