Riza Patria Sebut DKI Provinsi Paling Serius Cegah COVID-19

  • Whatsapp
riza patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria usai penuhi undangan klarifikasi di Mapolda Metro Jaya pada hari Senin 23 November 2020.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak di jajaran Polda Metro Jaya atas undangan klarifikasinya terkait dengan dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan di wilayah pemerintahannya.

“Kemarin kami memberikan keterangan di Polda Metro Jaya, Jakarta. Kami hadir sekitar pukul 11.00 dan kembali pukul 19.00 WIB. Terima kasih untuk Bapak, Ibu di Polda Metro Jaya dan teman-teman wartawan. Terima kasih pada seluruh warga Jakarta yang saya hormati,” kata Riza Patria, Selasa (24/11/2020).

Bacaan Lainnya

Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus mengampanyekan dan menerapkan protokol kesehatan yang disingkat menjadi 3M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan memakai masker.

“Kita menjalankan 3M bukan semata karena ada aturannya, namun yang lebih utama, niat kita menjalankan 3M adalah untuk menjaga keselamatan masyarakat. Insya Allah 3M yang kita jalankan bernilai ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, politisi dari Partai Gerindra itu menyampaikan, bahwa saat ini asa sekitar 16 wilayah yang masuk kategori zona merah. Dan di semua wilayah itu telah diterapkan

“Saat ini terdapat 16 RW Zona Merah dari 2.741 RW di DKI Jakarta. 16 RW ini kami sebut Wilayah Pengendalian Ketat (WPK),” jelas Riza Patria.

Dan ia juga mengklaim bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak ingin kecolongan dalam pencegahan penularan virus COVID-19 tersebut dan semakin memperbanyak jumlah kasus. Maka dari itu, pengawasan ketat terus dilakukan sampai penerapan sanksi tegas kepada para pelanggar.

“Kita tidak boleh lengah. Pencegahan dan Penindakan selalu kami lakukan dengan adil dan tegas sejak awal COVID-19, baik teguran tertulis, kerja sosial, hingga denda uang, bahkan ada yang sampai kami kenakan denda maksimal hingga 50 juta,” ucapnya.

Diklaim Riza Patria, Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan lebih lebih dari 236.413 penindakan terhadap protokol kesehatan berdasarkan data sampai 31 Oktober 2020.

Demi mensinergikan upaya Pemprov DKI Jakarta itu, Riza Patria pun mengajak kepada semua pihak untuk ikut andil dalam hal pengawasan.

“Mohon kabari kami jika ada pelanggaran lewat aplikasi JAKI,” serunya.

Selanjutnya, orang nomor dua di DKI Jakarta itu menyebut bahwa Kemendagri mencatatkan sebanyak 60 persen penindakan terhadap protokol kesehatan secara nasional adalah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Bahkan Pejabat Kemendagri mengatakan 60 persen penindakan terhadap pelanggaran PSBB di Indonesia dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta,” sebut Riza.

Dengan data itu, ia meyakinkan bahwa Pemprov DKI Jakarta adalah provinsi di Indonesia yang paling serius dalam penanggulangan COVID-19.

“Pemprov DKI Jakarta adalah Provinsi yang paling serius dalam pencegahan COVID-19, terbukti dari jumlah tes PCR di DKI Jakarta mencapai 46 persen dari keseluruhan jumlah testing nasional, bahkan testing di DKI Jakarta hampir melebihi 6 (enam) kali lipat dari standar internasional yang ditetapkan WHO,” ungkapnya.

“Testing kami tertinggi, pencegahan kami sangat fokus dan serius, ini diakui banyak pihak.
Alhamdulillah, pada 19 November 2020 kemarin, kami bersyukur LKS Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai peringkat pertama kategori penanganan Covid-19 melalui LKS dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI,” sambung Riza Patria.

Terakhir, Ahmad Riza Patria menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang masih patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M itu.

“Terima kasih sudah saling menjaga dengan 3M. Hormat kami untuk Bapak, Ibu, teman-teman semua dan keluarga di rumah, salam 3M. Ariza Patria,” tutupnya. [NOE]

Pos terkait