GPMI Sambut Baik Wacana PDI-P Usung Anies di Pilkada 2022

  • Whatsapp
Syarief Hidayatulloh
Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarief Hidayatulloh.

Inisiatifnews.com – Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya, Syarief Hidayatulloh mengapresiasi wacana politisi PDI Perjuangan, Gembong Warsono, bahwa pihaknya memiliki peluang untuk mengusung Anies Rasyid Baswedan sebagai petahana di Pilkada DKI yang seharusnya digelar tahun 2022 mendatang.

“Pernyataan Gembong Warsono dukung Anies di Pilkada adalah sebuah sinyal baik dan perlu diaspresiasi oleh kubu Anies, karena itu sebuah sinyal yang sangat baik,” kata Syarief dalam keterangannya kepada Inisiatifnews.com, Jumat (5/2/2021).

Bacaan Lainnya

Apalagi sejauh ini, PDI Perjuangan dinilai merupakan partai yang cukup berhasil di dalam mempertahankan calon petahana saat kontestasi politik berlangsung. Dan tidak mungkin sebuah partai politik akan mengusung calon petahana ketika tidak melihat nilai lebih di dalamnya.

“Menurut saya di mata PDIP, bahwa Anies cukup berhasil dalam memimpin Jakarta,” ujarnya.

Walaupun masih dalam sebuah wacana, namun kemungkinan wacana tersebut terealisasi pun masih ada. Apalagi di dalam persoalan politik yang serba dinamis.

“Tentunya tidak semudah itu untuk menentukan dukungannya dan tidak mustahil, karena semua itu bisa terjadi,” tandasnya.

Proses panjang

Memang di dalam merekomendasikan seseorang untuk diusung sebagai calon kepala daerah, sebuah partai politik perlu melakukan langkah-langkah panjang. Bisa jadi semuanya dimulai dari musyawarah ranting khusus (Musransus). Kemudian hasilnya dibawa ke musyawarah kecamatan khusus (Muscamsus), hingga pada akhirnya rekomendasi itu dibawa ke dalam rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus).

“Hal itu di lakukan Rakerdasus untuk memilih Anies dan dibuatkan dukungan untuk disampaikan kepada KPUD sebagai syarat dukungan ke Anies,” paparnya.

Apapun itu, Syarief tetap merespon positif apa yang disampaikan Gembong Warsono dalam sebuah artikel berita yang dimuat oleh Akurat.co berjudul “PDIP Buka Peluang Usung Anies di Pilkada DKI” yang dirilis pada hari Kamis 4 Februari 2021.

“Tetapi kami menyambut baik atas pernyataan Gembong Warsono yang satu-satunya kader PDIP yang lama, dan ini saya harapkan menjadi kenyataan demi sama-sama melanjutkan pembangunan DKI Jakarta yang maju kotanya bahagia warganya,” tutup Syarief.

Wacana Gembong buka peluang PDIP dukung Anies di Pilkada nanti

Perlu diketahui, di dalam pemberitaan tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta PDI Perjuangan Gembong Warsono mengaku pihak bisa saja mengusung Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta sebagai calon petahana.

PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta memang terkenal vokal dan kerap mengkritik kinerja Anies Baswedan di DKI Jakarta, namun kata Gembong, peluang PDI Perjuangan mengusung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pada pentas Pilkada DKI bukan sebuah kemustahilan.

“Ya politik itu kan tidak ada yang tidak mungkin, ini kan soal politik,” kata Gembong dikutip dari Akurat.co, Kamis (4/2).

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu sudah sekali takluk di tangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017. Saat itu Anies-Sandi diusung Gerindra melawan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat yang diusung oleh PDIP, Golkar, Hanura dan NasDem.

Walau menjadi lawan politik dan cenderung kritis terhadap kinerja Anies Baswedan, tetapi haluan PDIP bisa berubah. Anies Baswedan bisa dirangkul dan dijagokan untuk kembali memimpin DKI Jakarta.

“Politik itu tidak ada yang tidak mungkin. Pertanyaannya apakah tidak mungkin PDIP mengusung Anies? Ya ini kan politik, tidak ada yang tidak mungkin,” tegasnya.

Selain membuka peluang untuk Anies Baswedan, Gembong mengatakan di internal PDIP sendiri sebetulnya banyak kader yang berpotensi maju pada Pilkada DKI nanti. Namun demikian, dia masih enggan membeberkan nama-nama tersebut.

“PDIP banyak calonnya gak usah khawatir. Stoknya banyak,” tegasnya. []

Pos terkait