Mukerda KAMMI Bogor Jadi Awal Pergerakan Menuju Indonesia Emas 2045

  • Whatsapp
IMG 20210306 WA0021
Agenda Musyawarah Kerja Daerah KAMMI Kota Bogor. [foto : Istimewa]

Bogor, Inisiatifnews.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesi (KAMMI) Bogor telah menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda). Dalam agendanya, mereka berupaya membuka wawasan dan semangat untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua KAMMI Bogor, Edo Agasiswanto menyampaikan, bahwa pihaknya terus menggenjot kegiatan yang bisa meningkatkan kualitas para kadernya.

Bacaan Lainnya

“KAMMI daerah Bogor saat ini lebih memperbanyak agenda-agenda yang berkelanjutan dan bermanfaat untuk masyarakat dan kader,” kata Edo kepada wartawan di Aula Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/3/2021).

Dengan begitu, ia menyampaikan bahwa ruang gerak organisasinya itu adalah bagaimana memberikan kontribusi yang sangat positif untuk kemajuan bangsa dan negara menyongsong Indonesia Emas itu.

“Jadi fokus utamanya adalah kebermanfaatan dan keberlanjutan sehingga program ini tidak hanya berhenti di 1 periode, tetapi bisa meneruskan hingga ke periode selanjutnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, KAMMI Kota Bogor mengusung tema “Revitalisasi Kepemimpinan Pemuda dan Strategi Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”.

Upaya yang ingin dicapai adalah bagaimana melahirkan pemuda dalam roda kepemimpinan yang akan datang dari sudut pandang dunia BUMD dan Pendidikan.

Tidak hanya fokus kebermanfaatan, Edo juga menyampaikan bahwa dirinya berharap seluruh bidang di KAMMI Kota Bogor dapat fokus juga ke pengkaderan dan pergerakan, sehingga mampu menghasilkan generasi yang terbaik.

IMG 20210306 WA0019
Foto : Istimewa.

“Fokus kita yang kedua adalah pengkaderan dan pergerakan. Karena KAMMI ini adalah harakatul tajnid dan harakatul amal. Maka perlu adanya pengkaderan di setiap program kerja dan memberikan output yang bisa dijadikan sebagai langkah awal untuk pergerakan,” imbuhnya.

Musyawarah Kerja tersebut dihadiri oleh seluruh komisariat yang ada di Bogor, mulai dari komisariat universitas Djuanda, Komisariat Al Wafa, Komisariat Tazkia, komisariat UIKA serta komisariat universitas Pakuan. Walaupun begitu, protokol kesehatan tetap menjadi pegangan utama dalam suksesi Mukerda tersebut. [RED]

Pos terkait