Thopaz Minta Pembangunan Pasar Sawah Barat Dihentikan Sementara

  • Whatsapp
Thopaz Nuhgraha Syamsul
Sidak yang dilakukan oleh Thopaz Nuhgraha Syamsul di Pasar Jaya Sawah Barat, Duren Sawit, Jakarta Timur pada hari Senin 8 Maret 2021. [foto : Istimewa]

Jakarta, Inisiatifnews.com – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Thopaz Nuhgraha Syamsul melakukan sidak ke pembangunan Pasar Jaya Sawah Barat, Duren Sawit, Jaktim, Senin (8/3/2021).

Hal itu dilakukan berdasarkan aduan masyarakat setempat yang merasa keberatan atas adanya pembangunan pasar tersebut.

Bacaan Lainnya

“Hari ini saya beserta Jajaran Kecamatan, Kelurahan, Dinas Citata (Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang), serta instansi terkait lainnya melakukan sidak pembangunan pasar sawah barat. Yang mana berdasarkan aduan tokoh setempat, masyarakat setempat proyek pembangunan ini cacat administrasi,” kata Thopaz.

Yang dimaksud cacat administrasi yaitu belum terbit atau belum adanya perizinan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek pembangunan pasar sawah barat tersebut.

“Setelah kami cek ke pihak pelaksana proyek memang perizinan terkaitnya belum ada atau belum rampung. Memang perizinan itu biasanya paralel sambil berjalan, namun kami ingatkan juga jangan sampai perizinan tersebut berlarut-larut namun proyek terus berjalan, ini kan tidak bagus,” tuturnya.

Bukan hanya soal perizinan yang belum rampung, juga soal sumur resapan yang dibangun pasar tersebut tak sesuai standar yang berlaku. Jika merujuk standar Sumber Daya Air (SDA) seharusnya sumur resapan memiliki kedalaman 20 meter, sedangkan sumur resapan dalam pembangunan pasar ini hanya memiliki kedalaman 2 meter. Jelas ini tidak sesuai standar, dan harus dikaji ulang.

“Warga juga mengadu ke saya bahwa mereka tidak dilibatkan dalam proyek pembangunan ini. Misalnya warga tidak disosialisasikan apa-apa saja dampak lingkungan dari adanya kegiatan proyek ini. Dan beberapa waktu lalu saat hujan, lokasi sekitar terkena banjir mencapai 1 meter, yang sebelum pembangunan hanya banjir semata kaki saja,” imbuh nya.

Lebih jauh, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu juga menambahkan bahwa pada kesimpulannya, ia meminta pihak penanggungjawab pasar agar segera menyelesaikan perizinan Amdal dan yang lain-lainnya.

“Hingga sampai perizinan tersebut keluar saya minta proyek pembangunan ini dihentikan untuk sementara waktu. Karena menurut saya kepentingan masyarakat adalah hukum tertinggi. Dan bagi para pejabat harus senantiasa menjadi wadah bagi setiap warga nya yang mengadu dan memberikan aspirasi,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Lurah Duren Sawit Ilyas Irwan juga membenarkan bahwa proyek pembangunan Pasar Sawah Barat tersebut belum memiliki izin Amdal.

“Hari ini kunjungan dari Pak Dewan Thopaz dari Komisi A DPRD DKI terkait adanya aduan warga soal pembangunan pasar sawah barat yang belum memiliki izin. Tadi juga sudah disampaikan bahwa untuk sementara waktu pembangunan ini dihentikan sementara waktu sampai izin nya keluar,” ujarnya.

Dan bukan hanya itu saja, melainkan masukan-masukan dari warga setempat juga harus diakomodir dan dilaksanakan oleh pihak pengembang serta pihak pasar. Agar ke depannya pembangunan pasar tersebut berjalan baik dan lancar. [ENJ]

Pos terkait