Kawal Sidang Rizieq Shihab, 1.788 Personil Keamanan Dikerahkan

  • Whatsapp
Kombes Pol Erwin Kurniawa
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan didampingi Dandim 0505/Jakarta timur Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews.com – Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya tetap memperketat pengamanan Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjelang agenda persidangan terhadap terdakwa Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab.

Setidaknya, ada 1.788 personil gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Jakarta Timur akan ikut terlibat dalam pengamanan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ada 1.788 personil. Iya, gabungan TNI, Polri dan Satpol PP wilayah administrasi Kota Jakarta Timur,” kata Kapolres Erwin kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Untuk mengantisipasi adanya pengerahan massa, polisi berpangkat melati tiga itu akan melakukan penyekatan secara situasional.

Tujuan dari penyekatan ini adalah untuk meminimalisir adanya kerumunan massa yang bisa berpotensi menjadi sebab penyebaran virus korona.

“Titik penyekatan kita lihat situasi, kita belum tahu titik kumpul massa di mana. Kalau ada yang berkerumun dan tidak mematuhi protokol kesehatan, kita akan datang dan beri imbauan,” ujarnya.

Imbauan ini juga tidak untuk bertujuan represif, namun lebih mengedepankan edukasi, sehingga imbauan ini akan dilakukan secara bertahap pula.

“Kita imbau 1 kali, 2 kali dan 3 kali bagi mereka yang melakukan kerumunan kalau tidak patuhi protokoh kesehatan tentu kita akan ambil tindakan, kita juga akan tes antigen. Tujuannya edukasi lah,” sebut Erwin.

Oleh karena itu, Kombes Pol Erwin berharap kepada semua pihak agar bisa bekerjasama dengan aparat keamanan, agar persidangan bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Apalagi, agenda persidangan hari ini terhadap terdakwa kerumunan Petamburan dan Megamendung tersebut berjalan secara virtual.

“Jam 09.00 WIB jelang sidang, pihak PN akan bagikan link zoom,” sebutnya.

Perlu diketahui, bahwa agenda persidangan terhadap Habib Rizieq adalah pembacaan eksepsi atau nota keberatan dari pihak terdakwa atas surat dakwaan yang telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada hari Jumat 19 Maret 2021 lalu. [NOE]

Pos terkait