Pemprov DKI MoU dengan Sumedang Penuhi Pasokan Pangan Ibukota

  • Whatsapp
anies dan ridwan kamil
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sedang melakukan aksi simbolik pelepasan pengiriman logistik. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyampaikan, bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam distribusi pasokan pangan di wilayah Ibukota.

Alhamdulillah, hari ini Pemprov DKI Jakarta menyepakati kerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Sumedang terkait kebutuhan suplai pangan beras, di Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, Sumedang, Jawa Barat,” kata Anies, Jumat (11/6/2021).

Bacaan Lainnya

Kerjasama ini dilakukan oleh perusahaan distributor yakni PT Food Station Tjipinang dengan supplyer PT Kampung Makmur yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumedang.

“Nota kesepahaman ini dilakukan oleh antara PT Food Station Tjipinang Jaya dengan PT Kampung Makmur, BUMD Kabupaten Sumedang, tentang Kolaborasi Pengembangan Bisnis BUMD. Lalu, juga dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya, dengan PT Kampung Makmur, tentang Pemasaran Produk Daerah dan UMKM serta Perdagangan Produk Pangan Lainnya,” jelasnya.

Disampaikan Anies, bahwa kerjasama ini merupakan buntut dari silaturrahmi yang dilakukan oleh Bupati Sumedang ke Jakarta bulan lalu.

“Kesepakatan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Dony Ahmad Munir ke Balaikota DKI Jakarta pada 28 April lalu,” ujarnya.

Penandatanganan kontrak kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang juga disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Mohammad Ridwan Kamil.

Bahkan baik Anies maupun Ridwan Kamil, sama-sama melakukan kegiatan pecah kendi sebagai simbolik pelepasan truk pengangkut bahan pangan ke Jakarta.

“Usai menandatangani nota kesepemahaman ini, bersama Gubernur Ridwan Kamil, dan Bupati Dony Ahmad Munir, kami melepas keberangkatan pengiriman beras sebanyak 30 ton untuk dikirim ke Jakarta secara simbolis, sebagai realisasi awal dari proses kerja sama ini,” paparnya.

Gubernur Anies menyampaikan, bahwa kerjasama ini diharapkan bisa berkesinambungan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Jakarta.

Lebih dari itu, ia berharap kerjasama ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan para petani khususnya di Kabupaten Sumedang, karena pasokan bisa langsung ke distributor, tidak perlu melalui jaringan tengkulak yang cenderung bisa membuat harga jual hasil panen rendah.

“Tujuan dari kolaborasi ini, pertama untuk memastikan pasokan pangan di Jakarta aman dan stabil. Kedua, meningkatkan kesejahteraan para petani Sumedang karena harga gabah yang nantinya akan dibeli menjadi lebih tinggi,” tandasnya.

Anies juga berharap besar, melalui kolaborasi ini petani bisa merasakan bahwa jasa besarnya di dalam suplai kebutuhan pangan warga Indonesia, diganjar dengan harga gabah yang lebih tinggi.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami, kita semua yang tinggal di perkotaan memiliki hutang budi kepada para petani,” ucap Anies. [NOE]

Pos terkait