Kumpulkan DPRD, Anies Galang Dukungan Tolak Hak Interpelasi PSI dan PDIP

  • Whatsapp
fraksi
Para anggota Fraksi DPRD DKI Jakarta saat menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta menyikapi hak interpelasi PSI dan PDI Perjuangan.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Setelah fraksi PSI dan PDI Perjuangan melakukan hak interpelasi atas berbagai kejanggalan di pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya tentang agenda Formula E, mendadak Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengumpulkan fraksi-fraksi koalisi malam-malam.

Sebanyak ada 7 fraksi yang ikut melakukan pertemuan tersebut. Mereka antara lain ; Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan PPP.

Bacaan Lainnya

Berkumpulnya Anies Baswedan dan DPRD DKI Jakarta itu untuk melawan hak interpelasi yang disampaikan oleh fraksi PSI dan PDI Perjuangan itu.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik. Ia mengatakan bahwa fraksinya di Gerindra tidak ingin bergabung dalam hak interpelasi tersebut.

“Jadi secara umum tujuh fraksi sepakat untuk tidak ikut interpelasi,” kata Taufik, Jumat (27/8).

Taufik mengatakan, bahwa di dalam pertemuan tersebut Anies menjelaskan mengapa Formula E harus tetap terselenggara tahun 2022.

Saat ini, kata Taufik, perekonomian Jakarta masih dalam kondisi terpuruk sehingga perlu ada pemantik pertumbuhan ekonomi. Itulah mengapa ajang Formula E diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan para investor bahwa Jakarta dalam keadaan membaik dan bisa kembali seperti keadaan normal.

“Justru Formula E salah satu cara membangkitkan ekonomi, menumbuhkan kepercayaan (negara) luar kepada kita,” kata Taufik.

Pos terkait