Lawan Interpelasi, Uki Nilai Anies Sedang Tunjukkan Oligarki

  • Whatsapp
fraksi
Para anggota Fraksi DPRD DKI Jakarta saat menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta menyikapi hak interpelasi PSI dan PDI Perjuangan.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek “Uki” Prayudi menyebut bahwa hak interpelasi adalah mekanisme yang disediakan konstitusi untuk melakukan pengawasan kepada pemerintah eksekutif.

Bahkan kata Uki, merupakan alat yang paling tepat dan bermanfaat bagi anggota dewan untuk melihat kinerja yang baik dari pemerintah sebagai mitra kerja mereka.

Bacaan Lainnya

Dan hak interpelasi tersebut kata Uki, adalah sesuatu yang sangat biasa.

“Interpelasi adalah hak bertanya dewan yang dilakukan terbuka sebagai bentuk pengawasan rakyat kepada eksekutif,” kata Uki, Minggu (5/9).

Namun, ketika hak interpelasi yang diajukan fraksi PSI dan PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, justru ditanggapi dengan jamuan makan malam kepada beberapa fraksi lain di lembaga legislatif itu, bahkan berujung pada penolakan hak interpelasi.

Bagi Uki, sikap Anies Baswedan yang panik dituntut penjelasannya soal proyek Formula E itu menunjukkan, bahwa sang Gubernur sedang menciptakan gap antara rakyat dengan anggota dewan yang diwakilkan.

“Jamuan makan malam 7 fraksi DPRD oleh Anies agar menolak interpelasi menjauhkan wakil rakyat dengan rakyat yang diwakilkan,” ujarnya.

Dengan demikian, demografer muda ini menduga bahwa Anies Baswedan sedang memperlihatkan para oligarki di proyek mobil balap listrik ini.

“Simpul oligarki dipertontonkan. Rakyat vs elit,” pungkasnya.

Pos terkait