GPMI Ajak Jaga Umat Dengan Semangat Sumpah Pemuda

  • Whatsapp
PB GPMI
Penyerahan paket sembako secara simbolis dari PB GPMI kepada Karang Taruna Kelurahan Duri Selatan.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) H Syarief Hidayatulloh menilai, bahwa menjaga kerukunan umat beragama tidak bisa dilepaskan dari peran para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.

“Peran kepemudaan dalam Kerukunan Umat Beragama sangatlah penting dan amat strategis,” kata Syarief dalam keterangannya yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal PB GPMI Herlan Intan Pura, Minggu (31/10).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya di acara FKUB gedung Krida, Kelurahan Duri Selatan, Jakarta Barat, dengan tema “Sinergitas Merawat Kerukunan Generasi Umat Beragama Pada Momentum Sumpah Pemuda, Syarief menegaskan bahwa Sumpah Pemuda yang diikrarkan para pemuda lintas wilayah di nusantara pada tanggal 27-28 Oktober 1928 silam menjadi cikal bakal bersatunya bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari para penjajah. Peristiwa itu menurut Syarief harus dipahami dan dirawat oleh seluruh generasi bangsa Indonesia demi menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semangat kebersamaan yang diikrarkan dalam Sumpah pemuda 1928, sesungguhnya merupakan cerminan jati diri dari setiap insan pemuda Indonesia yang sangat mencintai kerukunan dan kebersamaan meskipun dari beragam suku, adat, bahasa dan agama,” ujarnya.

Lawan pengganggu kerukunan

Selain itu, Syarief juga menyebut bahwa saat ini banyak kelompok tertentu yang sepertinya tak suka jika bangsa Indonesia rukun dan damai.

“Kerukunan ini acap kali selalu diganggu dan diusik oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang tidak menginginkan Negara kita ini bersatu, maju dan sejahtera, mengingat potensi Sumber Daya Alam kita yang berlimpah dan sumber daya manusia Indonesia yang tak kalah dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang mampu bersaing dengan Negara-negara maju di dunia,” terangnya.

Namun dengan semangat yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda, ia yakin bisa mengatasi berbagai tantangan dan ancaman perusakan keutuhan bangsa Indonesia tersebut.

“Oleh karena itu GPMI menyadari dan terus akan melanjutkan Semangat Sumpah Pemuda dengan melakukan Gerakan Persaudaraan baik untuk sesama umat Islam maupun dengan umat Keagamaan lainnya,” tandas Syarief.

Merawat persatuan dan kesatuan antar anak bangsa ini kata Syarief bisa dilakukan dengan saling bantu membantu mengatasi persoalan sosial ekonomi masyarakat. Inilah salah satu basis gerakan GPMI menurut Syarief.

“Yang dilakukan dengan aksi nyata dengan menebar kasih, baik itu berupa pembagian paket sembako ke berbagai umat beragama baik di Masjid, Gereja, kuil maupun Vihara, serta tempat ibadah lainnya dimasa Pandemi Covid-19 ini,” sambungnya.

Pos terkait