Ke Lumajang, Mahasiswa Politeknik Gelar Bansos dan Trauma Healing Korban Erupsi Semeru

FKMPI
Mahasiswa Politeknik melakukan kegiatan bansos dan trauma healing ke korban erupsi gunung Semeru yang masih mengungsi.

LUMAJANG, Inisiatifnews.com – Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se – Indonesia (FKMPI) melalui FKMPI Daerah Jawa Barat dan Jawa Timur serta perwakilan mahasiswa Politeknik melakukan penyaluran donasi kepada para korban bencana gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal FKMPI Nasional, Muhammad Sulthon Roofiif menyampaikan, bahwa donasi yang terkumpul merupakan hasil penggalangan dana yang telah dilakukan oleh FKMPI di beberapa daerah mulai dari tanggal 5 – 19 Desember 2021.

Bacaan Lainnya

“Donasi diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp50 juta, ada sembako serta pakaian yang didistribusikan untuk kebutuhan korban erupsi Semeru,” kata Sulthon melalui pesan instan, Minggu (26/12).

Kemudian, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut berdonasi, sekaligus kepada para anggota FKMPI di seluruh wilayah karena sudah menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mengumpulkan donasi tersebut.

Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat baik FKMPI yang ada di 16 Daerah, Seluruh Mahasiswa Politeknik yang tergabung dalam FKMPI serta masyarakat yang juga ikut berkontribusi,” ujarnya.

Sulthon berharap apa yang disalurkan dapat memberikan sumbangsih dan meringankan beban para korban erupsi gunung Semeru.

“Semoga apa yang kita lakukan dapat menjadi manfaat dan berkah baik di dunia maupun akhirat,” ucapnya.

Selain melakukan penyerahan secara simbolis, Sulthon juga mengunjungi beberapa posko pengungsian warga yang terdampak. Di sana, mereka juga melakukan kegiatan sosial untuk menghibur dan melakukan trauma healing anak-anak yang terdampak erupsi Semeru yang mengungsi di sekolah pelangi desa Jarit, Kecamatan Candi Puro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

FKMPI
Para rombongan Mahasiswa Politeknik yang tergabung di dalam aliansi FKMPI melakukan trauma healing kepada anak-anak korban erupsi gunung Semeru yang berada di tenda-tenda darurat. [foto : istimewa]

“Ada sekitar 30 KK lebih yang awalnya 65 KK, sebagian sudah kembali ke rumah untuk membersihkan rumah mereka akibat erupsi karena di rasa sudah aman. Dan total anak-anak sekitar 35 anak,” jelas Sulthon menyampaikan informasi dari posko pengungsian.

Ia juga merasakan senang saat melihat para anak-anak yang berada di pengungsian bahagia dengan kehadiran mereka.

Alhamdulillah, senang sekali, semoga bantuan ini akan bermanfaat dan anak-anak yang terdampak tetap bersemangat,” tandasnya.

Dijelaskan Sulthon, bahwa penyaluran bantuan sosial dari FKMPI tersebut diserahkan secara simbolik kepada perwakilan Kelurahan Supit Urang.

“Penyaluran donasi langsung diserahkan kepada Bapak Soim selaku pihak Lembaga Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur,” terang Sulthon.

Dalam kesempatan itu, Soim mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada FKMPI atas bantuan material dan dukungan moril kepada para korban terdampak erupsi Semeru.

Pos terkait