Muhammadiyah Kukar Dukung IKN di Kaltim

muhammadiyah kukar
Ketua Pimpinan Daerah Muhammaditah Kabupaten Kutai Kartanegara, Supriyanto.

KUTAI KARTANEGARA, Inisiatifnews.com – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kutai Kartanegara, Supriyanto menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikannya berdasarkan hasil kesepakatan berbagai organisasi lintas agama dan pemerintah daerah hingga provinsi, terkait dengan sikap mereka terhadap IKN yang menjadi program Presiden Joko Widodo itu.

Bacaan Lainnya

“Kami selaku organisasi Muhammadiyah di tingkat cabang tentu siap mendukung pimpinan Wilayah dan Pusat,” kata Supriyanto kepada wartawan di kantor Muhammadiyah Kukar, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis (24/2).

Untuk mempersiapkan diri dalam menyambut IKN di Kaltim, Supriyanto mengatakan bahwa pihaknya sedang melatih Sumber Dana Manusia (SDM) yang siap untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan dan pengembangan IKN tersebut.

Dan dikatakan Supriyanto lagi, bahwa di Kabupaten Kukar, setidaknya sudah ada ada 18 pengurus Muhammadiyah tingkat Kecamatan yang akan mengembangkan program pendidikan.

“Ini sebuah peluang untuk ikut berperan di dalamnya. Oleh sebab itu, organisasi Muhammadiyah dalam mengantisipasi hal tersebut telah menyiapkan SDM-nya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melihat bahwa dengan adanya program IKN tersebut, justeru akan memberi dampak peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat Kaltim dan Kukur pada khususnya.

“Akan tumbuh lapangan kerja baru yang selama ini mungkin di Kukar dirasakan sulit mendapatkan lapangan kerja,” tandasnya.

Untuk itu, ia berharap besar pemerintah tetap mengedepankan masyarakat lokal untuk menjadi kelompok mayoritas yang ikut terlibat aktif dalam pembangunan dan pengembangan Ibu Kota Negara baru tersebut, termasuk berbagai kearifan lokal di dalamnya.

“Sebaiknya, pemerintah juga mempertimbangkan putra daerah untuk berperan serta dalam pembangunan IKN, sehingga mereka tidak jadi penonton saja di tengah-tengah pembangunan IKN itu sendiri,” sambungnya.

Pos terkait