PPI di Kukar Siap Kawal Pembangunan IKN di Kaltim

IKN Nusantara
Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: konsep desain ibu kota baru Nagara Rimba Nusa, pemenang sayembara Kementerian PUPR. (Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

KUKAR, Inisiatifnews.com – Dukungan terhadap rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur terus mengalir. Kali ini dukungan itu datang dari Ketua Presidium Pemuda Indonesia (PPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Syamsul Arifin.

Dalam keterangannya, ia merasa bersyukur bahwa pemerintah bersama dengan DPR RI telah menerbitkan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN. Dan pihaknya siap mengawal pelaksanaan dari UU yang menjadi niat baik Presiden Joko Widodo tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan tonggak sejarah baru bagi masyarakat Kalimantan umumnya, dan Kaltim Khususnya, karena selama ini seolah-olah hanya dalam mimpi saja membayangkan IKN bisa dipindahkan dari Jakarta,” kata Syamsul kepada wartawan di Tenggarong, Kukar, Kaltim, Minggu (27/2).

Bagi Syamsul, Kalimantan sangat tepat dijadikan pilihan sebagai ibu kota negara menggantikan Jakarta.

“Pertimbangannya, adalah luasnya wilayah Kaltim sehingga mudah dikembangkan untuk perluasan kawasan IKN,” jelasnya.

Kemudian dari sisi letak dan posisi yang strategis di tengah-tengah pulau Indonesia. Selanjutnya pertimbangan lain adalah ketersediaan sumber daya alam melimpah, jauh dari bencana gempa, dan ekologi lingkungan yang memadai.

Syamsul
Ketua Presidium Pemuda Indonesia (PPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Syamsul Arifin.

Maka sebagai komponen pemuda, Syamsul menyarakan bahwa PPI tentunya sangat menyambut gembira dan mendukung sekali pemindahan IKN ke Kaltim.

“Seluruh pengurus PPI Kukar menginginkan segera proses pembangunan IKN dipercepat, maka PPI selaku unsur ormas pemuda di Kaltim, siap bergabung 100% membangun IKN,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia pun mengatakan bahwa seharusnya semua masyarakat mendukung dengan pemindahan IKN dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Apalagi jika melihat dari aspek beban kota, Jakarta sudah terlalu berat sehingga perlu wilayah alternatif untuk mendukung pusat pemerintahan.

“Kepada pihak yang tidak setuju pemindahan IKN, agar sadar diri, bahwa wilayah NKRI sangat luas, bukan hanya Jakarta saja yang menjadi IKN, bahkan kota-kota di luar Jawa pun siap menjadi IKN,” tandasnya.

Untuk itu, ia pun mendorong agar Presiden Joko Widodo tetap melanjutkan rencana awal yakni memindahkan IKN dari Jakarta ke Kaltim.

“Kepada Presiden Jokowi, agar tetap terus membangun IKN di Kaltim, kami seluruh masyarakat Kaltim siap mengawal dan mengamankan,” imbuhnya.

Pun demikian, Syamsul tetap meminta kepada Presiden Jokowi agar tetap melibatkan masyarakat lokal di dalam program pembangunan IKN di Kaltim.

“Harapan kami sebagai masyarakat Kaltim, agar dalam pembangunan IKN di Kaltim, tetap memperhatikan peran serta masyarakat lokal yang beranekaragam di Kaltim, baik suku, budaya, adat, agama. Sehingga masyarakat Kaltim bisa terberdayakan secara maksimal, bukan malah menjadi penonton setelah IKN pindah ke Kaltim,” pungkasnya.

Pos terkait