Rizal Ramli Harap UMKM Mampu Berinovasi dan Tampil Beda

  • Whatsapp
rizal ramli
Rizal Ramli

Pribumi juga harus ulet. Harus tahu bagaimana menginovasi produk. Jadi pengusaha harus berani beda.

Inisiatifnews.com – Ekonom Indonesia, Rizal Ramli memberikan nasehat kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk tidak mudah latah dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, pengusaha harus memiliki kreatifitas dan invonasi dalam menjalankan usaha mereka.

Bacaan Lainnya

“Pengusaha kecil itu harus mau belajar dan tampil beda,” kata Rizal Ramli dalam Seminar Nasional bersama STIAMI, Kamis (18/6/2020).

Ia memberikan contoh keputusan bisnis yang salah. Di mana ketika ia masih tinggal di Bandung, di sekitar kediamannya ada pengusaha yang berjualan bahan jeans. Karena ramai ia kemudian membuka cabang di sekitar lokasi yang sama bahkan sampai kawasan itu jualannya mayoritas bahan jeans.

Sayangnya, pilihan bisnis itu tak bertahan lama dan akhirnya bangkrut.

“Saya pernah tinggal di Bandung, ada jualan jeans, kemudian dia maju dan buka (toko) jeans lagi dan semua hampir di sekitar tempat tinggal saya itu jualan jeans semua, sehingga bangkrut,” ujarnya.

Selain itu, di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan juga terjadi fenomena serupa. Di mana mayoritas pengusaha di kawasan tersebut memilih membuka coffe shop. Dan menurutnya, justru bisnis tersebut terancam mati dengan seiring waktu berjalan.

“Saya di Kemang hampir ada 40 coffe shop kali di sini, itu kan tinggal tunggu waktu aja bubar,” imbuhnya.

Menurutnya, ekonomi kerakyatan yang ditopang oleh pelaku UMKM harus memiliki varian di dalam menjalankan bisnis mereka. Sehingga bisnis tersebut bisa maju dan tidak mudah bangkrut. Apalagi para UMKM juga memiliki modal yang terbilang terbatas.

“Harusnya ada yang jualan jus atau apa agar ada variannya,” imbuhnya.

Ia pun menyentil pengusaha kecil yang suka jiplak bisnis orang lain. Misalnya saat ini tengah marak bisnis minuman tertentu, akhirnya bisnis serupa dijalankan oleh pengusaha lain sehingga volumenya tinggi sementara pilihannya terbatas.

“Mohon maaf, pribumi kita doyan nyontek. Ada bisnis apa yang bagus diikutin, tapi kalau bangkrut kan hilang modal. Kecuali modal kalian besar, kalian kasih aja tuh gratis setahun pasti tutup semua pesaingmu dan kamu bebas tentukan harga,” paparnya.

Sekali lagi, Rizal Ramli meminta agar pengusaha UMKM berani belajar, bekerja keras dan mampu berinovasi agar tetap mampu bersaing dengan bisnis yang mungkin serupa.

“Pribumi juga harus ulet. Harus tahu bagaimana menginovasi produk. Jadi pengusaha harus berani beda. Sama-sama jualan hijab, lalu apa yang membedakan hijab kamu dengan yang lainnya, itu yang penting,” tandasnya.

Pos terkait